RSS
Syndicate content

Teknologi Produksi Benih Penjenis Kentang (G0) Varietas Granola Kembang

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Salah satu varietas kentang dari Jawa Timur dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional adalah Varietas Granola Kembang. Penyediaan benih penjenis diawali dengan memproduksi plantlet kentang bebas virus menggunakan kultur meristem. Proses produksi plantlet ini dilakukan di Laboratorium Kultur Biak BPTP Jawa Timur. Plantlet kemudian diuji dengan Elisa test untuk mengidentifikasi bahwa plantet bebas dari virus PVY, PVX, PVS, dan PLRV. Laboratoruim Kultur Biak mampu memproduksi sekitar 15.000 - 20.000 plantlet pertahunnya. Selanjutnya plantlet ditanam di dalam rumah kasa kedap serangga dan terletak di Pusat Perbenihan kentang di Tosari Jawa Timur pada ketinggian tempat 1.850 m dpl, dan setelah 1 bulan di lakukan Uji ELISA. Perbanyakan tanaman menggunakan metode stek 3 ruas dan dalam waktu 3 bulan tanaman siap dipanen. Potensi penyediaan benih penjenis (G0) di Jawa Timur cukup besar, yang mencapai 70.000 tanaman/panen.

Pemanfaatan benih G0 di tingkat petani cukup baik dan menjanjikan khususnya oleh petani penangkar benih. Penyebaran benih kentang telah merambah di lima kabupaten yaitu Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Magetan, dan Trenggalek. Tersedianya benih G0 turut memacu penangkar benih untuk mencukupi kebutuhan benih kentang bermutu di Jawa Timur sampai sekitar 10.500 ton/ tahun. Penyediaan benih kentang G0 bermutu tentu membutuhkan dukungan dari berbagai instansi terkait, sehingga dapat terbangun sistem produksi benih yang sistematis dan berkelanjutan.


Sumber : PER Prahardini, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, 100 inovasi pertanian spesifik lokasi