RSS
Syndicate content

Sanitasi Kandang

Sanitasi kandang adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh peternak untuk kebersihan kandang dan lingkungannya. Kegiatan ini penting karena dengan keadaan kandang serta lingkungan yang bersih, maka kesehatan ternak maupun pemiliknya menjadi terjamin. Kebersihan kandang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan sehingga lingkungan menjadi sejuk, nyaman, tidak berbau maupun lembab.
Kandang adalah bangunan sebagai tempat tingggal ternak yang ditujukan untuk melindungi ternak dari risiko yang merugikan. Misalnya, terik matahari, cuaca hujan, angin, gangguan binatang buas dll. Dan, tentu saja kandang dibutuhkan untuk memudahkan dalam pengelolaan ternaknya.
 

Persyaratan Sanitasi kandang
Dalam melakukan sanitasi kandang untuk pemeliharaan sapi perah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
a. Kandang,
Persyaratan, kandang yang baik diantaranya adalahmenggunakan bahan bangunan yang ekonomis, tahan lama, awet, mudah didapat dan tidak menimbulkan refleksi panas terhadap ternak yang dipelihara; memberikan kenyamanan bagi ternak dan pemiliknya; memiliki Ventilasi yang cukup untuk pergantian udara; mudah dibersihkan dan kelihatan bersih; tidak ada ganguan baik didalam maupun disekitar kandang,
Lokasi kandang, sebaiknya Usahakan agar posisi kandang berada pada zona yang aman,untuk itu tidak menjadi satu dengan rumah tinggal, jaraknya kira-kira 10 m: tidak berdekatan dengan bangunan umum atau lingkungan yang terlalu ramai: Lokasi kandang sebaiknya lebih tinggi dari sekitarnya: tersedia tempat penampungan kotoran dan limbah sisa-sisa pakan: tersedia air bersih dalam jumlah yang cukup
Arah Kandang : Arah kandang untuk bangunan kandang tunggal sebaiknya menghadap ke timur; sedangkan untuk bangunan kandang ganda sebaiknya membujur utara selatan,maksudnya agar sinar matahari pagi dapat langsung masuk ke kandang, hal ini penting untuk membantu proses pembentukan vitamin D dalam tubuh ternak sekaligus sebagai pembasmi bibit penyakit.
Kebersihan kandang : Kandang dan lingkungannya harus selalu bersih, karena produksi sapi perah berupa air susu yang mudah rusak. Untuk itu ketersediaan air bersih yang cukup pada usaha pemeliharaan sapi perah mutlak diperlukan.

 

b. Sapi perah
Selain faktor kandang, ternak sapi perahnya juga perlu mendapatkan perhatian yaitu:
Kebersihan ternak, sapi perah harus selalu bersih, karena akan berdampak kepada kesehatan sapi itu sendiri. caranya yaitu dengan memandikan sapi perah itu sebelum diperah susunya, sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari.
Pemberian pakan dan minuman, agar kondisi sapi terjaga kesehatannya, maka ternak sapi perah perlu diberikan pakan hijau dan konsentrat yang seimbang dan memenuhi kebutuhan standar gizi,disamping itu, tentu saja air minum dalam jumlah dan kualitas yang cukup.
Kesehatan ternak, Kesehatan sapi perah juga perlu dijaga agar produksi tetap tinggi dan kualitasnya baik. Caranya, dengan jalan menjaga kebersihan kandang dan ternaknya.

 

c. Peralatan pemerahan susu
Peralatan pemerahan susu seperti milk can, ember, saringan susu, gelas ukur dan alat lain harus di sucihamakan sebelum digunakan. Caranya dicuci dengan air panas. Sebab peralatan ini langsung berhubungan dengan air susu sapi, sehingga akan diperoleh air susu yang berkualitas, bersih dan tidak mudah rusak/asam. Penulis: Inang Sariati.

Sumber : 1. Liptan BPTP Unggaran
2. Diolah dari berbagai sumber
3. www.disnak.jabarprov.go.id/.../BUDIDAYA%20TERNAK%20SAPI%20PERAH.