RSS
Syndicate content

Ramuan Pestisida Organik Untuk Serangga

Sumber Gambar: Ibrahim Saragih di lapangan
Suatu ramuan pestisida belum dapat dikatakan baik karena biasanya hanya berlaku spsifik lokasi. Untuk di dalam pembuatannya memang diberikan dosis masing-masing bahan, tetapi belum tentu tepat. Ketepatan dosis diperoleh melalui pengalaman di lapangan. Berikut diberikan contoh beberapa ramuan pestisida yang dosisnya disesuaikan dengan lokasi di Jawa Tengah.
 
a. Wereng
1. Ramuan 1
a. Bahan

Daun sirsak ............................1 gemgam
Rimpang ................................1 genggam
Bawang putih........................ ..20 siung
Sabun colek.............................20 gr
Air.......................................20 liter

b. Cara pembuatan

Daun sirsak, rimpang jeringau, dan bawang putih ditumbuk sampai halus, lalu campurkan dengan sabun colek. Campuran tersebut direndam dalam 20 liter air selama dua hari. Setelah itu larutan disaring dengan kain halus.
c. Cara pengaplikasian

Setiap 1 liter air saringan diencerkan dalam 15 liter air lalu disemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi.

2) Ramuan 2
a) Bahan
Biji mimba................................500 g
Alkohol....................................100 cc
Air ......................................... 10 liter
b) Cara pembuatan
Biji mamba ditumbuk halus, diaduk dengan 100 cc alkohol, lalu diencerkan dalam 10 liter air. Selanjutnya larutan tersebut diendapkan selama semalam. Keesokan harinya, larutan disaring dengan kain halus.
c) Cara pengaplikasian
Pengalipikasiannya dengan cara disemprotkan ke bagian bawah tanaman padi. Larutan ini tidak perlu diencerkan.
3) Ramuan 3
a) Bahan
Paitan .....................................2-3 batang
Air.............................................10 liter
Garam dapur..................................200 g
b) Cara pembuatan
Seluruh bagian tanaman paitan direndam dalam air yang dimasukkan dalam ember baskom, lalu dibiarkan sampai membusuk (sekitar dua minggu). Setelah itu, air rendamannya diambil dan dibubuhi garam dapur.
c) Cara pengaplikasian
Untuk pengaplikasiannya, larutan ini tidak perlu diencerkan larutan desemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi
b. Walang sangit, penggerak batang dan ganjur
1) Ramuan 1
a) Bahan
Daun mamba.............................................1 kg
Daun mindi ..............................................1 kg
Sereh ................................................ 2 batang
Bawang putih ......................................10 siung
Bawang merah.....................................10 siung
Jahe ..........................................1 jari jempol
Kunyit........................................1 jari jempol
Kencur .......................................1 jari jempol
Alkohol..............................................100 cc
Cuka .................................................100 cc
Air cucian beras ......................................1 liter
b) Cara pembuatan
Daun mimba, daun mindi, bawang putih, bawang merah, jahe, kencur, kunyit dan sereh ditumbuk hingga halus, hasil tumbukan bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam air cucian beras yang sudah dicampur dengan alkohol dan cuka. Campuran tersebut dibiarkan selama dua minggu, setelah itu airnya disaring.
c) Cara pengaplikasian
setiap 0,25 liter cairan rendaman dicampur dengan 10 liter air lalu disemprotkan ke tanaman padi.
2) Ramuan 2
a) Bahan
Daun mimba ..................................... 8 kg
Lengkuas......................................... 6 kg
Sereh............................................. 6 kg
Sabun colek.................................... 20 g
Air............................................... 20 liter
b) Cara Pembuatan
Daun mimba, lengkuas dan sereh ditumbuk hingga halus sambil dicampur sabun colek. Hasil tumbukan tersebut dimasukkan dalam 20 liter air, diaduk merata, dan dibiarkan selama 24 jam. Keesokan harinya larutan terseb dapat disaring.
c) Cara pengaplikasian
Setiap liter larutan diencerkna dalam tiga liter air, lalu disemprotkan ke tanaman padi

Oleh ; Dr. Ibrahim Saragih / Penyuluh Pertanian
Sumber: Agus Handoko, 2002, Pembuatan Pestisida Organik, Jakarta
Hadrian Siregar, 1981, Budidaya Tanaman Padi di Indonesia, Bogor