RSS
Syndicate content

Penyakit Bercak Daun pada Pepaya

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Organ tanaman pepaya seperti akar, batang, daun, dan buah tergolong rentan terhadap penyakit. Kerusakan yang ditimbulkan tergantung dari serangannya: ringan, berat, atau bahkan mematikan. Patogen penyakit cukup beragam, dapat berupa bakteri, cendawan, virus, maupun nematoda. Berikut ini beberapa penyakit penting yang menyerang tanaman pepaya.

Penyakit cendawan
Cendawan merupakan tumbuhan yang tidak memiliki butir hijau daun (klorofil), hidup sebagai parasit atau saprofit. Cendawan yang bersifat parasit hanya sekitar 5 saja. Namun, kerusakan yang ditimbulkan dapat menyebabkan kerugian ekonomis yang sangat besar.

Penyakit yang disebabkan oleh cendawan yang di antaranya menyerang tanaman semaian dan buah pepaya adalah penyakit bercak daun

Penyakit bercak daun

Gejala

Daun yang diserang jadi berbercak-bercak putih kelabu, berdiameter antara 1,6-6,3 mm, dan berbentuk agak bulat sampai tidak teratur. Bila serangan meningkat hebat daun menjadi berwarna kuning lalu mati mengering. Serangan pada buah diawali oleh bintik kecil yang kemudian membesar, berdiameter antara 0,8-3 mm, dan berwarna hitam. Bercak ini tidak menimbulkan busuk pada buah, tetapi hanya menimbulkan suatu bentuk gabus di bagian bawah epidermis. Jenis penyakit yang dikenal dengan nama papaya black spot ini menyebabkan kerusakan daun dan menurunkan produksi buah.

Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh Cercospora papayae Hans. Penyakit ini ternyata ditemukan di seluruh areal pertanaman pepaya di Indonesia.

Pengendalian
Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan fungisida Maneb 80 dosis 0,1-0,2% atau Zineb 80 WP 0,1-0,2%.


Sumber : Bertanam Pepaya, Penebar Swadaya