RSS
Syndicate content

Pengolahan Daging Sapi Untuk Tahu Bakso

Sumber Gambar: Website Gambar Tahu Bakso
Pengolahan daging sapi menjadi tahu bakso mudah dilakukan sendiri, rasanya lezat dan sehat, karena bumbu bias memilih dan tanpa bahan pengawet serta pewarna/pemutih yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

Pengolahan daging sapi bertujuan untuk mengawetkan, meningkatkan daya cerna dan untuk memperoleh rasa yang disukai. Masyarakat Indonesia mempunyai bermacam-macam masakan daging sapi untuk memperoleh rasa yang disukai banyak orang. Salah satu jenis masakan daging sapi yang rasanya enak dan gurih serta disukai banyak orang adalah "tahu bakso". Tahu bakso ini dapat dimakan bersama nasi atau disebut lauk-pauk dan dapat juga dimakan sebagai snack/makanan camilan untuk keluarga maupun untuk suguhan dalam pertemuan.

Tahu bakso ini awet dan dapat tahan kira-kira 2 (dua) minggu bila disimpan di dalam kulkas serta selalu enak dikonsumsi/dimakan. Tahu bakso mudah dibuat, dapat dibuat sendiri, dan bahannya mudah diperoleh. Dibuat sendiri artinya, tahunya bisa beli karena tersedia di setiap pasar tradisionil dan adonan bakso dapat digilingkan di penggilingan bakso yang berada di banyak pasar tradisionil, tetapi bahan bakso kita sendiri yang menentukan. Di penggilingan bakso telah tersedia bahan-bahannya, kecuali daging harus beli di tukang jual daging sapi. Keuntungan membuat bakso sendiri adalah untuk menghindari bahan pengawet dan bumbu masak berlebihan yang dapat menggangu kesehatan di hari mendatang.

Bahan membuat tahu bakso daging sapi
Bahan membuat tahu bakso terdiri dari tahu goreng yang dijual oleh tukang tahu di pasar tradisionil dan adonan bakso. Bahan adonan bakso terdiri dari 1 kg daging sapi, ¼ kg tepung kanji/sagu (jumlah tepung dapat menutut selera), dan bumbu (terdiri dari: 10 siung bawang putih mentah/goreng, 5 sendok makan bawang merah goreng, 1sendok makan lada putih dihaluskan, 2 bungkus royco bila mau, garam 1 bata yang kecil, 3 butir telur ayam mentah), dan es balok untuk menggiling. Bahan-bahan ini tanpa memakai zat pengawet dan pewarna/pemutih yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

Cara membuat adonan bakso
- Siapkan daging sapi 1 kg atau menurut kebutuhan. Pilih daging sapi bagian penutup (top side) dan pendasar + gandik (silver side). Daging ini terdapat bagian paha belakang, atau dapat juga minta ke tukang daging agar dipilihkan daging untuk bakso.
- Daging digiling menjadi adonan bakso, setiap 1 kg daging dicampur ¼ kg tepung kanji dan bumbu tersebut di atas.
- Agar mendapatkan adonan bakso yang halus, daging digilingkan oleh penggiling bakso yang ada di pasar-pasar tradisionil. Di setiap penggilingan adonan bakso telah menyediakan tepung kanji, bumbu serta es. Bayarnya pun murah sekitar Rp 15.000,- sudah termasuk harga tepung kanji, bumbu baso tersebut di atas, dan es.
- Siaplah adonan bakso yang lembut.

Cara membuat "tahu bakso"
- Siapkan tahu goreng berbentuk segitiga atau empat persegi panjang dan cuci yang bersih.
- Peras pelan-pelan agar tidak banyak air di dalam tahu.
- Satu sisi tahu dibelah jangan sampai tembus di sisi lainnya, agar adonan bakso tidak keluar dari tahu.
- Masukan adonan bakso melalui sisi yang telah dibelah, banyaknya sesuai selera dan rapikan jangan sampai ada adonan yang keluar dari tahu.
- Kukus tahu yang telah diisi adonan bakso selama kira-kira 30 menit dari air mendidih.
- Bila sudah matang, "tahu bakso" dikeluarkan dari langseng/dandang dan dinginkan.
- Tahu bakso siap dimakan bersama nasi sebagai lauk atau sebagai camilan/snack yang lebih sedap dimakan bersama cabe rawit. Apabila tidak langsung dimakan dapat disimpan dalam kulkas sampai seminggu dan harus dikukus atau digoreng bila akan dimakan.

Selamat mencoba, bila Anda mau !

Penulis : SUSILO ASTUTI H.
(Penyuluh Pertanian Pusbangluhtan)

Sumber Informasi:
1. Pengalamam sendiri.
2. Anonim. Memilih Daging Sapi Yang Baik dan Sehat. Ditjen Peternakan, Departemen Pertanian. 1996.
3. Website Gambar Tahu Bakso