RSS
Syndicate content

Penanaman Kopi

Penanaman kopi dilakukan pada awal musim penghujan atau pertengahan bulan November-Desember. Bila dilakukan pada musim kemarau maka harus sering disiram agar tidak layu.
Persiapan lahan:
Pada lahan bukaan baru: 1) Lakukan land charing (penebangan pohon beserta tanggulnya) 2-3.5 tahun sebelum ditanam; 2) Olah tanah secara hati-hati agar lapisan humus tidak hilang dan rusak; 3) Bila lahan terlalu miring, disarankan untuk membuat teras untuk menahan erosi; 4) Buat saluran drainase dan Jalan (bila kebun luas); 5) Tanaman pelindung ditanam 2-3 tahun sebelum tanam; 6) Lakukan penanaman tanaman penutup tanah pada musim penghujan untuk mencegah erosi dan tumbuhnya gulma serta menambah bahan organic; 7) Lakukan land charing dan penanaman pohon pelindung setahun sebelum penanaman kopi.

Pada bekas tanaman perkebunan: 1)Bersihkan tanah dari pohon-pohon dan sisanya 1.5-3 tahun sebelum kopi ditanam; 2)Lakukan pengolahan tanah dan perbaiki teras, jalan serta saluran drainase yang rusak.3)Tanami lahan dengan tanaman penutup tanah dan tanaman pelindung.
Pada bekas tanaman kopi: 1) Tebang seluruh tanaman kopi dan tanggulnya, bila sebelumnya tanaman kopi pernah diserang nematode maka pembongkaran dilakukan hingga ke akarnya; 2) Perbaiki teras, jalan dan saluran drainase yang rusak; 3) Pangkas tanaman pelindung agar cepat tumbuh, namun bila sudah tidak tumbuh dengan baik, tanaman pelindung sebaiknya diganti dengan yang baru; 4)Ganti tanaman penutup tanah yang sudah rusak; 5) Tanam tanaman kopi bila pohon pelindung sudah cukup rindang, namun bila sebelumnya ada tanaman yang terserang nematode maka penanaman dilakukan sekurang-kurangnya setahun setelah peanebangan tanaman kopi lama.

Pembuatan lubang tanam: dilakukan 3-6 bulan sebelum tanam. Jarak tanam 2.5x2.5 m untuk kopi arabika atau 2.75x2.75m untuk kopi robusta. Namun semakin tinggi tempat, jarak tanam semakin renggang, dan semakin rendah tempat, jarak tanam semakin rapat. Letak tanaman antar baris dapat diatur secara berurutan sehingga membentuk bujur sangkar, atau secara zigzag sehingga membentuk segitiga.
Tahap pembuatan lubang tanam: Gali lubang tanam 3-6 bulan sebelum tanam. Ukuran lubang tanam 60cmx60cmx60 cm atau 75cmx75cmx75cm. Tanah galian bagian atas diletakkan disebelah kanan dan tanah bagian bawah diletakkan di sebelah kiri . Dua bulan sebelum tanam campur tanah galian dengan 200 g belerang dan 200 g kapur pertanian. Sekitar 0.5-1 bulan sebelum tanam, masukkan tanah galian bawah ke dalam lubang. Tanah bagian atas dicampur dengan 20 liter pupuk kandang/kompos, lalu masukkan ke dalam lubang. Beri ajir pada tengah lubang yang telah ditutup untuk mempermudah pada saat menanam.

Teknik Penanaman:
Tahap penanaman: Gali lubang tanam dengan ukuran sesuai ukuran akar bibit; Lepas polybag, potong akar tunggang hingga 25-30 cm; Potong daun, sisakan- ΒΌ-1/3 bagian untuk mengurangi penguapan; Masukkan bibit ke dalam lubang hingga batas leher akar; Tutup lubang dengan tanah sampai agak menggunung; Tanah disiram air, bila perlu tanaman diberi pengapit agar tidak mudah goyah.
Penyulaman: Tanaman yang mati harus segera disulam dengan bibit yang baru yang telah disediakan sebelumnya. Cara memindahkan bibit sulaman dengan cara puteran agar tumbuhnya lebih cepat. Setelah tanaman berumur 6 bulan, penyulaman dihentikan sementara. Selanjutnya penyulaman dilakukan setiap awal musim hujan, hingga kebun penuh dengan tanaman kopi. Tanaman sulaman harus dipelihara dengan intensif agar pertumbuhan tanaman sulaman dapat menyamai pertumbuhan tanaman lainnya.
Cara menghitung banyaknya tanaman maksimum per hektar=10.000m2/2.5mx2.5m=1.600 tanaman /ha
Cara menghitung banyaknya bibit yang diperlukan =banyaknya tanaman+sulaman
Sulaman = 0.25xbanyaknya tanaman.

Penulis: Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian Madya.
Sumber: KOPI. BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA PANEN. Edisi revisi. Oleh: Ir. Sri Najiyati dan Ir. Danarti.. 2004.