RSS
Syndicate content

Pemupukan PadaTanaman Sirsak

Sumber Gambar: http://www.tanamanherbal.info
Pemupukan, selain untuk menyediakan bahan makanan bagi tanaman, secara tidak langsung dapat memperbaiki struktur dan produktivitas tanah. Ketersediaan zat hara dalam tanah lama-kelamaan akan habis digunakan untuk pertumbuhan tanaman, maka memerlukan penambahan dari luar. Pemupukan harus memperhatikan umur tanaman dan jenis tanah. Kandungan unsur hara di dalam tanah berbeda-beda untuk setiap jenis tanah dan lokasi. Demikian juga, respon tanaman akan unsur hara berbeda-beda menurut jenis tanaman dan umumya. Dengan memperhatikan hal tersebut, pemberian pupuk kandang atau pupuk buatan diharapkan membantu pertumbuhan tanaman. Adapun cara pemberian dosis pupuk adalah sebagai berikut :
a. Pemupukan I
Pupuk Kandang : 1-2 kmt, Perbandingan Urea:TSP:KCl : 2:1:1, dosis jumlah pupuk 250 gr/tan, diberikan 1 bst.
b. Pemupukan II
Pupuk Kandang : 1-2 kmt, Perbandingan Urea:TSP:KCl : 2:1:1, dosis jumlah pupuk 350 gr/tan, diberikan Tahun ke 2.
c. Pemupukan III
Pupuk Kandang : 1-2 kmt, Perbandingan Urea:TSP:KCl : 1:3:1, dosis jumlah pupuk 450 gr/tan, diberikan Tahun ke 3
d. Pemupukan IV
Pupuk Kandang : 3-4 kmt, Perbandingan Urea:TSP:KCl : 1:3:1, dosis jumlah pupuk 750 gr/tan, diberikan tahun sekali

Keterangan: kmt = Kaleng Minyak Tanah
bst = Bulan Setelah Tanam.
Cara pemberian pupuk ke dalam tanah harus dilakukan dengan baik agar tidak menempel pada bagian tanaman karena dapat mematikan jaringan tanaman. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara sebagai berikut.
a. Dibenamkan dalam tanah di bawah lingkar tajuk tanaman sedalam 1.0 cm. Cara ini lebih banyak dilakukan untuk tanaman remaja dan dewasa.
b. Disiram dengan lamtan pupuk, yakni 2 gram pupuk per 1 liter air yang disiramkan ke sekeliling lingkaran tanaman.
c. Penyemprotan menggunakan pupuk daun yang dilakukan pada pagi dan sore hari. Beberapa jenis pupuk yang digunakan adalah Gandasil D, Gandasil B, dan Hyponex Biru.

Sumber : Ir. Juhaeni Radi, Sirsak Budidaya dan Pemanfaatannya, Bandung, 1996