RSS
Syndicate content

Komposisi Media Tanam Jamur Merang

Jamur merang umumnya tumbuh di sisa-sisa tanaman padi, baik batang maupun tangkai bulirnya. Hal ini terlihat dari tumbuhnya jamur merang di tumpukan jerami di sawah setelah dibiarkan beberapa waktu. Namun, jamur merang juga bisa tumbuh pada sisa-sisa tanaman jagung, daun pisang kering, dan limbah kapas.

Berdasarkan pengalaman petani, bahan terbaik untuk membuat media tanam jamur merang adalah jerami padi dan kapas dengan perbandingan 2 : 1, serta kapur pertanian sebanyak 1-2 dari total berat jerami dan kapas. jerami padi yang digunakan harus berasal dari batang pad; yang baru dipanen. Jerami ini kemudian dipo'cong-potong 10-15 cm. Kapas yang digunakan adalah kapas limbah pabrik pemintalan.

Ketiga bahan media tanam jamur tersebut dicampur sarnpai rata, lalu direndam dalam air selama 24 jam. Setelah itu, diperas dan difermentasikan di ruangan tertutup. Caranya, tumpuk campuran media di acas lantai sampai setinggi 1,5 x 1,5 x 1,5 meter, lalu tutup dengan Sembaran piastik dan diamkan selama 4-6 hari. Jika limbah kapas sulit didapat, bisa digantikan dengan kapur pertanian dan urea dengan berat masing-masing 1 dari bobot jerami. Hanya, waktu fermentasinya dilakukan lebih lama, yaitu selama 6-8 hari.

Selama difermentasikan, campuran harus dibolak-balik setiap 2-3 hari agar prosesnya berjalan sempurna. Sebelum ditanami bibit, campuran ini harus ditambahkan 10% dedak, 1% superposfat, dan 1% kapur pertanian.


Sumber : Budi Daya Jamur, AgroMedia