RSS
Syndicate content

Kandang Ayam petelur

Kandang merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu usaha peternakan ayam. Sebab, disamping fungsinya sebagai tempat ayam berdiam dan berproduksi, kandang juga membutuhkan dana investasi yang cukup besar. Oleh sebab itu, pembuatan dan pengelolaan kandang haruslah menjadi perhatian serius para peternak.

Cara membangun kandang yang salah, yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan dan peraturan akan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Bahkan peternakan dapat gulung tikar sebelum berproduksi. Oleh karena itu, pembangunan kandang dan perkandangan haruslah benar-benar direncanakan dengan baik supaya memberikan hasil yang optimal.

Kandang yang baik haruslah memenuhi batasan dan syarat-syarat tertentu, paling tidak persyaratan minimal. Kandang yang tidak memenuhi persyaratan minimal tidak termasuk arti kandang yang sebenarnya. Dalam satu peternakan besar, setiap kandang dibagi-bagi untuk menghindari pengaruh sosial. Setiap bagian itu disebut pen.

Kumpulan seluruh kelompok yang memenuhi satu aturan sanitasi dan tatalaksana peternakan disebut dengan perkandangan. Perkandangan, ruang staf, gudang, dan kediaman karyawan dengan segala fasilitas yang ada merupakan satu usaha peternakan. Pengelompokan itu umumnya dilakukan di peternakan-peternakan untuk mengatasi pengaruh sosial ayam dan juga untuk produksi berkesinambungan.

Kandang yang baik haruslah memenuhi prinsip dasar. Prinsip dasar yang harus diperhatikan dalam pembangunan kandang antara lain adalah: Sirkulasi udara di peternakan harus baik; b). Kandang harus terkena sinar matahari ; c). Hindari pembangunan kandang yang berada dibawah bukit; d). Sebaiknya kandang dibangun dengan sistem terbuka; e). Memakai bahan yang sederhana

Sistem perkandangan yang ideal untuk usaha ternak ayam petelur yaitu: a) temperatur berkisar antara 32,2-35º C; b). Kelembaban berkisar antara 60-70%; c). Penerangan/pemanasan kandang sesuai dengan aturan yang ada ; d). Tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang; e). Model kandang disesuaikan dengan umur ayam. Untuk anakan sampai umur 2 minggu atau 1 bulan memakai kandang box. Untuk ayam remaja ± 1 bulan sampai 2 atau 3 bulan memakai kandang box yang dibesarkan. Sedangkan untuk ayam dewasa bisa dengan kandang postal atapun kandang baterai.

Selain persyaratan kandang tersebut di atas, yang tidak kalah pentingnya yang harus disiapkan peternak adalah peralatan yang lengkap dan maksimal. Hal yang perlu diperhatikan dalam peralatan ini antara lain:

- Litter (alas lantai)
Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3-5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.

- Indukan atau brooder
Alat ini berbentuk bundar atau persegi empat dengan areal jangkauan 1-3 m dengan alat pemanas di tengah. Fungsinya seperti induk ayam yang menghangatkan anak ayamnya ketika baru menetas.

- Tempat bertengger
Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur, dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur.

-Tempat makan, minum dan tempat grit
Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu, almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat. Untuk tempat grit dengan kotak khusus

- Alat-alat yang lainnya
Alat-alat rutin termasuk alat kesehatan ayam seperti: suntikan, gunting operasi, pisau potong operasi kecil, dan lain-lain.

Dengan terpenuhinya syarat-syarat minimal dari kandang ayam, disertai peralatan pendukungnya, mudah-mudahan akan memberikan hasil optimal di dalam produktivitas ternak ayam petelor. Dan, tentu saja pada gilirannya akan meningkatkan penghasilan serta tingkat kesejahteraan keluarga para peternak itu sendiri. Penulis: I nang Sariati

Sumber : 1. www.muksin.com/2010/04/membuat-kandang-ayam.html -
2. M Rasyaf, Beternak Ayam Pedaging, 2006