RSS
Syndicate content

INBRIDA PADI RAWA (INPARA)

Inbrida Padi Rawa adalah varietas-varietas unggul padi yang baik dibudidayakan pada kondisi lahan rawa, tahan terhadap rendaman, serta daya adaptasi pada kondisi lahan masam.

 

1. INPARA 1
Varietas INPARA 1 termasuk dalam golongan Cere Indica, dengan umur tanaman 131 hari, bentuk tanaman tegak, tinggi tanaman 111 cm, jumlah anakan produktif varietas INPARA 1 dapat mencapai 18 anakan. Apabila ditanam pada kondisi lahan rawa lebak rata-rata hasil dapat mencapai 5, 65 ton/ha, sedangkan apabila ditanam pada kondisi lahan rawa pasang surut rata-rata hasilnya lebih rendah yaitu 4,45 ton/ha.

Varietas INPARA 1 memiliki potensi hasil cukup tinggi yaitu 6,47 ton/ha. Lahan rawa, baik rawa lebak maupun rawa pasang surut umumnya mengandung Fe dan Al cukup tinggi, kedua unsur ini apabila dalam kondisi banyak dapat menyebabkan keracunan pada tanaman. Varietas INPARA 1 memiliki toleransi keracunan Fe dan Al serta agak tahan terhadap serangan wereng batang coklat Biotipe 1 dan 2, serta tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri dan blas. Varietas ini cocok ditanam di daerah rawa lebak dan rawa pasang surut. Varietas INPARA 1 dilepas berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor. 957/Kpts/SR.120/7/2008 Tangal 17 Juli 2008.

 

2. INPARA 2
INPARA 2 merupakan varietas yang termasuk dalam golongan cere indica, varietas ini agak tahan terhadap wereng batang coklat Biotipe 2 serta tahan terhadap hawar daun dan blass, serta memiliki toleransi terhadap keracunan Fe dan Al. INPARA 2 baik ditanam pada lahan pasang surut dan lahan rawa lebak.

Ciri dari varietas ini adalah umur tanaman 128 hari, bentuk tanaman tegak, ketahanan terhadap rebah sedang, tinggi tanaman 103 cm dengan jumlah anakan produktif mancapai 16 batang. Potensi hasil INPARA 2 mencapai 6, 08 ton/ha dengan rata-rata hasil pada lahan rawa lebak 5, 49 ton/ha, dan pada lahan rawa pasang surut 4,82 ton/ha. Varietas INPARA 2 dilepas berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor. 958/Kpts/SR.120/7/2008 tanggal 17 Juli 2008.

 

3. INPARA 3
Berdasarkan Keptusan Menteri Pertanian Nomor. 960/Kpts/SR.120/7/2008 Tanggal 17 Juli 2008 Varietas INPARA 3 dilepas. INPARA 3 agak toleran rendaman selama 6 hari pada fase vegetatif, agak toleran keracunan Fe dan Al, baik ditanam di daerah rawa lebak, rawa pasang surut potensial dan di asawah irigasi yang rawan terhadap banjir.

Varietas INPARA 3 termasuk dalam golongan cere indica, tekstur nasi pera, dengan umur tanaman 127 hari, tinggi tanaman 108 cm, bentuk tanaman tegak, dengan jumlah anakan produktif 17 anakan. Potensi hasil INPARA 3 mancapai 5, 6 ton/ha, dengan rata-rata hasil 4,6 ton/ ha GKG.

Penulis : Ume Humaedah
Sumber:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Deskripsi Varietas Padi. 2007
Balai Besar Penelitian Tanaman. Padi Info Padi 2008. 2008