RSS
Syndicate content

Analisis Perkembangan Harga Kacang Tanah

Sumber Gambar: http://www.google.co.id/
Perkembangan harga rata-rata mingguan kacang tanah berdasarkan pemantauan oleh Kementerian Perdagangan selama bulan Nopember 2011 di Jakarta, pada minggu I sampai dengan minggu III adalah menurun namun harga pada minggu IV adalah sama dengan harga pada minggu III, sedangkan di Bandung dan Surabaya adalah berfluktuasi. Di Denpasar, Medan, Yogyakarta dan Makasar harga kacang tanah pada minggu I dan IV adalah stabil. Di Semarang, harga pada minggu I hingga minggu III adalah stabil namun meningkat pada minggu IV, apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu Oktober 2011, harga rata- rata kacang tanah pada umumnya adalah menurun 1,92 - 25,85 persen, sedang di Jakarta, Yogyakarta, Denpasar dan Medan meningkat 0,36 - 40,50 pesen.
 
Bila dibandingkan dengan harga pada bulan yang sama pada tahun sebelumnya maka harga rata-rata kacang tanah di Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar pada umumnya adalah turun 5,09 -21,45 persen. Harga di Jakarta, Surabaya dan Makassar meningkat 2,25 - 31,56 persen, sedangkan harga di Medan adalah stabil.

Berdasarkan hasil analisis proyeksi deret waktu, harga rata-rata kacang tanah bulan Desember 2011 di Yogyakarta, Denpasar dan Medan diperkirakan akan mengalami penurunan 2,93 - 26,79 persen. Di Jakarta, Bandung,Semarang, Surabaya dan Makassar diperkirakan akan meningkat antara 0,34 pesen sampai dengan 32,65 persen. Perkiraan harga akan berkisar antara Rp. 10.210,-/kg hingga Rp. 16.908,-/kg dengan batas bawah terendah Rp. 9.250,-/kg dan batas atas tertinggi Rp. 17.948,-/kg.

Harga rata-rata kacang tanah bulan Januari 2012 di Bandung dan Semarang diperkirakan akan mengalami penurunan 0,86 - 3,14 persen, sedangkan di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dan Makssar diperkirakan adalah meningkat 0,02 - 2,91 persen. Di Medan harga kacang tanah pada bulan Januari 2012 adalah stabil. Harga rata-rata kacang tanah diperkirakan akan berkisar antara Rp. 10.507,-/kg hinggaRp.l7.080-/kg, dengan batas bawah terendah sebesar Rp. 9.047,-/kg dan batas atas tertinggi sebesar Rp.l8.970,-/kg.

(sumber: Buletin Analisis Perkembangan Harga Komoditas Pertanian, Pusat data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian 2011)