RSS
Syndicate content

Analisa Usaha Tani Kacang Tanah

Untuk melakukan suatu kegiatan usaha tani dalam lahan pertanian oleh petani maka para penyuluh pertanian di lapangan harus memahami dan mengetahui berapa besar modal yang dibutuhkan dalam kegiatan usaha tani tersebut, mulai dari biaya pengolahan tanah , sewa tanah, biaya sarana produksi (benih, pupuk dan bahan pemberantas hama penyakit), biaya pemeliharaan dan biaya panen dan pasca panen.

 

Untuk mendapatkan berapa hasil yang diperoleh para petani misalnya dalam hal ini produksi kacang tanah, maka penyuluh pertanian membantu petani untuk mencari berapa harga jual harga kacang tanah di pasar atau pedagang pembeli.dalam hal ini tentunya para penyuluh pertanian harus mencari sumber-sumber pasar dan pedagang yang lebih banyak sehingga diperoleh harga jual kacang tanah yang tinggi.

 

Antara satu daerah dengan daerah lainnya tentunya berbeda berapa besar pendapatan yang diperoleh petani yang mengelola kacang tanah, hal ini dipengaruhi antara lain oleh ; upah tenaga kerja, harga sarana produksi, dan harga jual kacang tanah, dikarenakan faktor jarak kota dengan desa penghasil, kualitas produksi kacang tanah, kemudahan transportasi dll.

 

Dari tabel 1 terlampir dibawah terlihat bahwa biaya yang dibutuhkan berkisar Rp. 4.537.500 sedangkan produksi kacang tanah yang diperoleh berkisar 1,280 ton dengan harga jual 7.500 / kg, jumlah keseluruh Rp 9.600.000, sehingga keuntungan kotor yang diperoleh petani berkisar Rp. 5.062.500. tentunya bila dihitung bersih masih dikurangi biaya sewa lahan dan upah atau tenaga kerja dalam pemeliharaan. Besar kecilnya biaya yang dikeluarkan dan jumlah produksi kacang tanah yang diperoleh masih dapat berubah, bertambah besar atau bertambah kecil tentunya tergantung daerah masing- masing setempat. Secara umum gambaran biaya - biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan agribisnis kacang tanah dan penghasilan yang diperoleh petani kacang tanah dapat dilihat pada tabel yang terlampir di bawah ini ;


Oleh : Dr. Ibrahim Saragih / Penyuluh Pertanian
Sumber : Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Analisa Usaha Tani Kacang Tanah , 2008, Jakarta

AttachmentSize
Tabel 1 analisa kacang tanah.docx13.56 KB