RSS
Syndicate content

BAKORLUH MEMAKSIMALKAN KOORDINASI PENYULUHAN KEHUTANAN MELALUI RAKOR

Dalam rangka memantapkan pemberdayaan penyuluhan kehutanan maka Bakorluh Prov. Gorontalo, bertempat di Hotel Maqna melaksanakan Rapat Koordinasi Penyuluhan Kehutanan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2013.
Rapat tersebut benar-benar efektif karena dihadiri oleh sejumlah unsur pemangku jabatan baik Pusat, Provinsi maupun unsur Kabupaten/Kota yang menangani kegiatan penyuluhan kehutanan.
Sangat kooperatif dan interaktif yang terjalin dalam rapat tersebut, dimana narasumber telah memberikan hal-hal yang sangat dibutuhkan oleh peserta rapat.
Rakor tersebut dibuka oleh Asisten Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Gorontalo, Drs. Nurlan Darise, Sik, Msi, yang dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yaitu apapun program/kegiatan yang kita laksanakan semuanya mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Visi dan Misi Pemerintah Gorontalo yang diusung Gubernur dan Wagub terpilih menginginkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkeadilan di Provinsi Gorontalo. Lebih lanjut dinyatakan untuk mewujudkan hal tersebut perlu didukung melalui upaya-upaya perbaikan kualitas Masyarakat, perbaikan infrastruktur, perbaikan ekonomi rakyat. Sementara itu Asisten berharap Bakorluh dapat memaksimalkan pendampingannya guna merubah pola pikir petani ke arah yang lebih maju, berwawasan agribisnis.
Sebagai narasumber dalam rapat tersebut yakni Unsur BP2SDMK Kementerian Kehutanan RI, Kepala Bakorluh Prov.Gorontalo, Dinas Kehutanan beserta sejumlah UPTD, serta masing-masing Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota.
Hal menarik yang disampaikan oleh perwakilan BP2SDM Kementerian Kehutanan adalah bahwa pada dasarnya Kementerian Kehutanan kedepan akan merekrut tenaga-tenaga penyuluh melalui rekrutmen Basarhut dan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyrakat. Disamping itu anggaran sapras yang masih melekat di masing-masing Dinas Kehutanan kab/Kota, kedepan akan segera diserahkan ke Bapeluh.
Selanjutnya Kepala Bakorluh PPK Prov. Gorontalo DR. Alwaritz Nggole, MP., memaparkan kondisi penyuluhan yang ada di Gorontalo, yang menyatakan jumlah penyuluh kehutanan Provinsi Gorontalo sangat tidak berimbang dimana luas hutan provinsi Gorontalo seluas 822.668 Ha hanya di tangani oleh 20 orang penyuluh saja. Untuk itu sangat dibutuhkan rekrutmen penyuluh kehutanan. Selain itu Diklat Dasar bagi penyuluh juga sangat dibutuhkan. Namun demikian kepala Bakorluh akan berupaya berusaha menuntaskan permasalahan tersebut agar penyuluh kehutanan bisa mengikuti diklat dasar sebagai tiket untuk menyandang pengakuan sebagai penyuluh.
Konsep penyuluhan yang akan dikembangkan oleh Kaban Bakorluh adalah pola terpadu integrasi pertanian, perikanan dan kehutanan, yang akan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sangat mendapat apresiasi dari pusat karena dengan model ini akan terwujud pengeloalaan pertanian, perikanan yang berwawasan lingkungan dan lestari
Sementara itu masing-masing Dinas dan UPTD Kehutanan provinsi maupun Kab/Kota turut memaparkan program/kegiatannya, yang pada intinya mereka akan mendukung kegiatan penyuluhan yang ada di Provinsi Gorontalo.
Kegiatan tersebut berjalan sangat baik sehingga terjadi komitmen dan kesepakatan yang akan menanggulangi sejumlah permasalahan yang ada di Provinsi Gorontalo.
Nasrun Napu, SP (Admin Provinsi), Ruli (PPID Bakorluh PPK Gorontalo)