RSS
Syndicate content

Teknik Pembuatan Kompos Jerami Dengan Trichoderma

Ketersediaan pupuk sebagai sumber unsur hara bagi tanaman adaalah merupakan hal yang mutlak, agar tanaman menjadi sehat , tahan terhadap serangan OPT dan dengan demikian diharapkan mampu mencapai produksi yang optimal.


Alternatif yang cukup memberikan harapan bagi petani dalam mengatasi hal diatas adalah denagn memanfaatkan jerami padi sebagai kompos (pupuk organik). Selama ini jerami padi ahnya dibakar atau dibiarkan saja dilaahn tanpa adanya dampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.


Jerami padi adalah limbah pertanian yang potensial untuk dijadikan kompos (pupuk organik ). Dengan menggunakan Agens Hayati " Trichoderma" proses pengomposan dapat dipercepat, sehingga dapat dimanfaatkan oleh petani sesuai kebutuhannya dan dapat dilakukan dengan biaya yang lebih rendah dan mudah dilaksanakan . " Trichoderma" yang digunakan selain untuk mempercepat pengomposan juga akan berperan sebagai pengendali OPT terutama yang bersifat tular tanah.

a. Bahan yang dibutuhkan

1. Trico cair 1 Liter
2. Pupuk kandang 20 Kg

b. Cara Pembuatan

1. Jerami ditumpuk dipematang sawah dengan ukuran 1m3 (1m x 1m x 1m) yang dipadatkan.
2. Urea, SP 36, Pupuk Kandang dan Kapur diaduk sampai rata.
3. Jerami yang telah ditumpuk masing-masing setebal 25 cm (lihat gambar).
4. Campuran pupuk kandang yang telah diaduk tadi ditaburkan diantara lapisan jerami setebal 25 cm, kemudian ditaburkan jamur Trichoderma.
5. Tumpukan jerami yang telah diberi perlakuan tadi disiram dengan air sampai rata, kemudian tutup dengan plastic hitam.
6. satu kali dalam 10 hari tumpukan jerami dibalik dan diaduk untuk mempercepat proses pematangan kompos.
7. biarkan selama 3 minggu, akan melapuk menjadi kompos dan siap untuk digunakan.