RSS
Syndicate content

SYARAT PENYADAPAN TANAMAN KARET YANG BAIK

Sumber Gambar: agus wahyudi_ppl praboe

SYARAT PENYADAPAN YANG BAIK
Penyadapan merupakan Suatu tindakan membuka pembuluh lateks agar lateks yang terdapat di dalam tanaman karet keluar.
Syarat Penyadapan yang Baik
1. Menghasilkan lateks banyak
2. Biayanya rendah
3. Tidak mengganggu kesinambungan produksi tanaman.

Tahapan Penyadapan Sesuai Aturan
A. MENENTUKAN MATANG SADAP
Standar Lilit Batang Umur (bln) : 12 18 24 30 60
Lilit Batang (Cm) : 10.58 14.35 18.55 23.05 45.25
Umur (bln) : 36 42 48 54
Lilit Batang (Cm) : 27.69 32.34 36.88 38.35

Umur Tanaman dan Pengukuran Lilit Batang
Penyadapan dapat dilakukan sekitar umur 4.5-6 tahun tergantung pada klon dan lingkungan. Umur tersebut tidak
dapat dijadikan pedoman baku untuk menentukan matang sadap, sehingga yang hanya dapat dijadikan pedoman
untuk menentukan matang sadap adalah dengan melakukan pengukuran lilit batang. Pengukuran lilit batang terhadap pohon yang sudah masuk matang sadap dapat dilakukan dengan:
1. Lilit batang 45 cm atau lebih
2. Ketinggian 100 cm dpo (di atas pertautan okulasi).

Matang Sadap Pohon
Tanaman karet siap sadap bila sudah matang sadap pohon. Matang sadap pohon tercapai apabila sudah mampu diambil lateksnya tanpa menyebabkan gangguan terhadap pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Kesanggupan tanaman untuk disadap dapat ditentukan berdasarkan "umur dan lilit batang".

Matang Sadap Kebun
Apabila pada kebun, jumlah tanaman matang sadap sudah mencapai >60%. Misalkan, jarak tanam: 6x3 m (555 pohon/ha), maka pohon matang sadapnya sudah mencapai 333 pohon/ha. Hal ini didasarkan pada produksi yang dihasilkan secara ekonomis cukup menguntungkan untuk memproduksi sejumlah pohon tersebut.

B. PERSIAPAN BUKA SADAP
Alat-Alat Persiapan Buka Sadap
1) Meteran kain 150 cm, untuk mengukur lilit batang
2) Meteran kayu 100 cm, untuk menentukan ketinggian pengukuran lilit batang
3) Mal sadap
4) Sepotong kayu: panjang 130 cm
5) Plat seng dengan lebar 6 cm, panjang 50-60 cm dipakukan pada ujung kayu dengan sudut 120°
6) Pisau mal, besi berujung runcing dan bertangkai untuk menoreh kulit waktu menggambar bidang sadap
7) Talang sadap
Seng: lebar 2.5 cm; panjang 8 cm
Guna: Untuk mengalirkan lateks ke mangkuk sadap
8) Tali cincin, yang terbuat dari ijuk, ban, plastik atau tali plastik. Guna: untuk mencantolkan cincin mangkuk dengan   mengikatkan tali ke batang karet
9) Cincin mangkuk, terbuat dari kawat yang digunakan untuk meletakkan mangkuk sadap
10) Mangkuk sadap terbuat dari tanah, plastik,alumunium. Guna: untuk menampung lateks
11) Pisau sadap Ada dua macam:
a. pisau sadap tarik
b. pisau sadap dorong.

Penggambaran Bidang Sadap
1) Dilakukan pada pohon dan kebun yang sudah matang sadap
2) Ditetapkan berdasarkan:
a. Tinggi bukaan sadap
b. Arah dan sudut kemiringan irisan sadap
c. Panjang irisan sadap
d. Letak bidang sadap
3) Penggambaran bidang sadap:
a. Tanaman okulasi 130 cm dpo
b. Tanaman seedling 100 cm
c. Arah: dari kiri atas ke kanan bawah Alasannya:
• Pembuluh lateks posisinya dari kanan atas ke kiri bawah membentuk sudut 3.7° dengan bidang datar.
4) Sudut kemiringan sadap
a. Bidang sadap bawah: 30°-40° terhadap bidang datar.
b. Bidang sadap atas: 45°. 30°-40°

Kemiringan Irisan Sadap Berpengaruh pada
1) Jumlah pembuluh lateks yang terpotong
2) Aliran lateks ke arah mangkuk sadap (membeku,menyimpang dari alur aliran lateks).

Panjang Irisan Sadap (pis) Berpengaruh pada
1) Produksi dan pertumbuhan
2) Konsumsi kulit
3) Keseimbangan produksi jangka panjang
4) Kesehatan tanaman. Anjuran pis: ½ S (irisan miring sepanjang ½ spiral (lingkaran))
5) Letak bidang sadap
6) Arah Timur Barat (pada jarak antar tanaman yang sempit). Tujuannya: pelaksanaan penyadapan cepat
dan mudah dikontrol.

Pemasangan Talang Sadap dan Mangkuk Sadap
1) Setelah penggambaran bidang sadap
2) Diletakkan di bawah ujung irisan sadap bagian bawah, tujuannya:
a. Agar tidak mengganggu penyadapan
b. Lateks dapat mengalir dengan baik
c. Tidak banyak meninggalkan bekuan.
3) Mangkuk sadap diletakkan di atas cincin mangkuk dan diikat dengan tali ke batang.

D.  PELAKSANAAN PENYADAPAN
Kedalaman Irisan Sadap dianjurkan 1-1.5 mm dari kambium
Dasar pemikiran:
1) Di dalam kulit batang terdapat pembuluh lateks, semakin ke dalam semakin banyak
2) Jangan sampai terjadi kerusakan kambium agar kulit pulihan dapat terbentuk dengan baik
3) Lamanya penyadapan 25-30 tahun.

Lingkaran Saluran Lateks yang Terpotong
Kedalaman irisan sadap dari:
kambium (mm)                      : 2.0 1.5 1.0 0.5
Saluran Latex yg Terpotong : 38 48 62 80

Ketebalan Irisan Sadap Dianjurkan ketebalan sadap sekitar 1.5-2.0 mm setiap penyadapan.