RSS
Syndicate content

"Silase" Teknologi Pengawetan Hijauan Pakan Ternak

Sumber Gambar: Dokumentasi Pribadi
Usaha peternakan khususnya sapi di wilayah NTT sangat bergantung pada ketersediaan sumber pakan ternak yang berkelanjutan sepanjang tahun. Sayangnya kondisi iklim di NTT tidak memungkinkan penyediaan sumber pakan yang memadai untuk kebutuhan usaha ternak tersebut. Pada musim penghujan, pakan ternak berupa hijauan tersedia banyak namun sebaliknya pada musim kemarau, pakan ternak menjadi terbatas. Untuk itu diperlukan suatu teknologi yang dapat menolong para peternak dalam menyediakan pakan bagi ternak mereka. Salah satu teknologi yang coba diperkenalkan kepada para peternak sapi khususnya sapi Timor di kelompok tani Godi Meda adalah pengawetan hijauan pakan ternak berupa silase. Teknologi tersebut diperkenalkan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Kupang melalui pendampingan yang dilakukan oleh Sarlintje D.P. Lado, SPt, PPL di Kecamatan Kupang Timur.

Tujuan pembuatan silase antara lain :
1. Mengantisipasi keterbatasan sumber pakan ternah dimusim kemarau/paceklik
2. Memanfaatkan kelebihan pakan ternak berupa hijauan yang tersedia sepanjang musim hujan
3. Memanfaatkan teknologi silase

Alat dan bahan yang digunakan :
1. Alat yang digunakan antara lain : kantong plastic, alat potong dan ember
2. Bahan yang digunakan antara lain : rumput gajah, daun gamal, daun lamtoro, EM 4, air dan gula air

Cara pembuatannya :
1. Potong-potong rumput dan hijauan lainnya dengan ukuran 5-10 cm
2. Campur merata potongan rumput dengan daun gamal dan daun lamtoro
3. Larutkan EM4 dengan air dan gula air ( untuk EM 4 liter dilarutkan dengan air sebanyak 10 liter dan gula air sebanyak 1 liter yang diberikan pada hijauan sebanyak 1 ton)
4. Percik campuran larutan EM 4 tersebut pada campuran rumput gajah, jaun gamal dan daun lamtoro
5. Bila sudah tercampur rata, masukkan dalam kantong plastic dan tekan sampai padat, kemudian diikat sampai benar-benar hampa udara.
6. Simpan ditempat yang dingin dan terlindung dari hujan dan terik matahari
7. Lama penyimpanan 3-4 bulan kemudian silase sudah dapat diberikan kepada ternak dengan cara diangin-anginkan terlebih dahulu selama 30 menit.

(Sarlintje D.P. Lado, S.Pt/ Penyuluh Peternakan)