RSS
Syndicate content

MENGENAL PENYAKIT VIRUS TUNGRO ( PENYAKIT KUNING ) PADA TANAMAN PADI YANG DAPAT MENURUNKAN PRODUKSI, BAHKAN DAPAT GAGAL PAN

Sumber Gambar: PARJONO, SP PPL BP3K KECAMATAN SAKRA TIMUR

Pendahuluan :
Wereng Hijau ( Nepottetix spp ) merupakan suatu hama yang paling berbahaya dan merugikan buat tanaman padi. Ukuran badan serangga ini tergolong kecil antara 2 - 4,5 mm biasanya menetap di bagian pangkal batang padi dan menghisap cairan pelepah daun. Kerusakan yang ditimbulkan karena isapan Wereng Hijau sebagai vektor ( pembawa ) dan hisapan dari Wereng Hiaju ini mengandung virus Tungro sehingga tanaman padi mejadi kering seperti terbakar yang dikenal sebagai ‘ Hopperburn ‘ dan mengakibatkan tanaman padi Kerdil Hampa, Keredil Rumput serta puso atau gagal panen. Untuk lebih jelasnya hubungi Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL) setempat.

Cara pengendalianya antara lain :
• Teknologi Perlakuan Benih ( TPB ) dimana benih padi direndam didalam air yang sudah dicampur dengan insektisida sistemik selama 24 jam lalu ditiriskan, setelah itu baru di semaikan Insya Allah aman di persemaian.
• Untuk mengendalikan Wereng Hijau di Daerah yang endemis TUNGRO, sejak Pesemaian ( 10 hari sesudah sebar dan 3 hari sebelum pindah tanaman ) gunakanlah insektisida ACTARA* 25 WG. Dan di pertanaman nanti disemprotkan pada umur tanaman 10, 25, 40 hari sesudah tanam, dengan takaran 2 gram per tangki ( 17 Liter ) dan tanamlah varietas padi yang tahan terhadap serangan tungro, lakukan pengamatan secara teratur baik di pesemaian maupun dipertanaman padi, bila jumlah wereng sudah mencapai ambang ekonomis ( 10 - 20 ekor per rumpun ),segera disemprot dengan insektisida Actara * 25 WG dan kalau ada tanaman yang sakit segera dicabut.
• Memberi atau menabur Karbofuran yang dicampur dengan Pupuk SP36 baik didaerah indemis maupun sebagai pencegahan dengan dosis 20 Kg/Ha disebar pada umur tanaman padi 1 - 7 hari setelah tanam, dan diulang pada tanaman padi berumur 30 hari setelah tanam sehingga kebutuhan Karbofuran sebanyak 40 Kg/Ha.
• Virus Tungro sudah banyak antara lain berada pada tanaman muda dan singgang
• Membiasakan menggunakan benih padi yang tahan terhadap serangan hama Wereng Coklat ( VUTW ) seperti ; Ir.56, 66, 72, 74, Impari 15 dan Varietas Mapan 2.

JADUAL PENGENDALIAN WERENG HIJAU SEBAGAI VEKTOR TUNGRO :

3 hari sebelum pindah tanam

10 hari sesudah sebar Umur 10 hari Umur 25 hari Umur40 hari

 

7 hari 14 hari 21 hari 7 hari 14 hari 21 hari 28 hari 35 hari 42 hari

 

PESEMAIAN PERTANAMAN


Demikian informasi yang kami dapat sampaikan mudah - mudahan bermanfaat untuk kita semua khususnya bagi para Petani sebagai acuan budidaya tanman Padi.


PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN ( PPL )DESA GELANGGANG : PARJONO.
KECAMATAN SAKRA TIMUR

Tanaman Sayuran di Desa Gelanggang Sakra Timur