RSS
Syndicate content

KURSUS TANI "BUDIDAYA TANAMAN PADI SEHAT" BP3K KECAMATAN SELONG

Sumber Gambar: BP3K Kec. Selong

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Rendahnya pengetahuan petani terhadap proses pengelolaan tanaman padi adalah permasalahan yang dihadapi petani dan kelompok tani pada setiap musim tanam yang berdampak pada rendahnya produksi dan produktivitas lahan pertanian. Pengelolaan tanaman padi mulai dari pemilihan bibit, pengelolaan lahan hingga pengelolaan pasca panen merupakan hal yang sangat menentukan. Sehingga sangat perlu diberikan pembekalan untuk menambah pengetahuan.
Kelompok Tani sebagai wahana belajar bagi anggotanya, merupakan salah satu sasaran penyuluhan pertanian secara massal, disamping kegiatan penyuluhan yang bersifat personal terhadap individu petani baik yang dilaksanakan ditempat domisili maupun dilokasi hamparan usaha tani.
Atas dasar itulah pelaksanaan KURSUS TANI dengan tema "Pengelolaan Tanaman Padi Sehat" yang dilaksanakan di BP3K Selong tahun 2011 diharapkan dapat menjadi solusi pemecahan masalah yang dihadapi. Sehingga diharapkan peserta dapat menyebarluaskan pengetahuannya kepada anggota yang lain.

B. Tujuan
1. Meningkatkan keterampilan peserta pelatihan kursus tani dalam pengelolaan tanaman padi sehat.
2. Peserta dapat menyebarluaskan keterampilannya tersebut kepada anggota kelompoknya sendiri maupun kepada anggota maupun pengurus kelompok tani yang lainnya.

C. Sasaran
Sasaran dari kegiatan KURSUS TANI "Pengelolaan Tanaman Padi Sehat" adalah 20 orang pengurus kelompok tani maupun GAbungan kelomPOK TANi (GAPOKTAN) yang berada di Kecamatan Selong.

II. PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Tempat
Kegiatan pelatihan KURSUS TANI "Pengelolaan Tanaman Padi Sehat" dilaksanakan di Aula kantor BP3K Kecamatan Selong.

B. Waktu
Kegiatan dilaksanakan selama 5 (lima) hari, sejak hari Senin, 11 Juli 2011 sampai dengan Jum'at, 15 Juli 2011.

C. Peserta
Peserta Pelatihan kursus tani adalah perwakilan pengurus kelompok tani maupun gapoktan di kecamatan selong sebanyak 20 (dua puluh) orang.
DAFTAR NAMA - NAMA PESERTA PELATIHAN KURSUS TANI 2011

No. Nama - Alamat - Jabatan dalam Kelompok - Keterangan

1.   Abdul Qohar - Pancor - Ketua Kelompok
2.   Sahirudin - Rakam - Ketua Kelompok
3.   Sataruddin - Rakam - Ketua Kelompok
4.   M. Zam Zami, ST - Sekarteja - Ketua Kelompok
5.   M. Fatoni - Sekarteja - Sekretaris Kelompok
6.   Sapturi - Majidi - Sekretaris Kelompok
7.   KOMAR-  Majidi - Sekretaris Kelompok
8.   Husnul Hadi - Kelayu - Selatan Ketua Kelompok
9.   ALIYUDDIN NAKSABANDI - Kelayu Selatan - Ketua Kelompok
10. Makrup - Kelayu Utara - Sekretaris Kelompok
11. A. Tohriah - Kelayu Jorong - Ketua Kelompok
12. ASRUL AHMADI - Kelayu Jorong - Ketua Kelompok
13. Anas - Selong - Ketua Kelompok
14. Zaenab -  Denggen - Anggota Kelompok
15. PUTRAWADI Denggen Anggota Kelompok
16. A. Usmayadi  - Denggen Timur - Ketua Kelompok
17. A. Rohayati - Denggen Timur - Ketua Kelompok
18. Sumiati - Kembang Sari - Ketua KWT
19. Drs. Baharuddin - Kembang Sari - Ketua Gapoktan
20. Mahyudin - Sandubaya - Ketua Kelompok

D. Materi dan Metode

Materi pelatihan Kursus Tani adalah Budidaya Tanaman Padi Sehat yang terdiri dari proses pelaksanaan pertanaman dari persemaian hingga pengelolaan pasca panen dan analisa usaha.
Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan KURSUS TANI "Pengelolaan Tanaman Padi Sehat" Pengembangan BPP Model di BP3K Kecamatan Selong dilaksanakan dengan metode Tatap Muka, ceramah dan diskusi dan kunjungan lapangan.
Metode tatap muka dan ceramah dalam rangka penyampaian materi pembekalan kepada peserta oleh narasumber, diselingi dengan diskusi untuk mencari permasalahan yang mungkin dihadapi oleh pengurus kelompok dalam mengelola lembaga petani..
Diskusi dilaksanakan baik antara narasumber dengan peserta maupun antara sesama peserta dengan tujuan untuk bertukar pengalaman dalam usaha tani sehingga dapat ditemukan solusi pemecahan masalah.
Sedangkan kunjungan lapangan membandingkan teori yang sudah diberikan pada saat ceramah dan diskusi.
JADWAL PELATIHAN KURSUS TANI
(BUDIDAYA TANAMAN PADI SEHAT)

Materi
1. Kebijakan Pembangunan Pertanian dan Lembaga Tani
2. Dinamika Kelompok
3. Pemilihan Benih Unggul (varietas) dan Persemaian
4. Pengolahan Tanah (persiapan Tanam)
5. Penanaman
6. Irigasi/Pengairan
7. Pupuk dan Pemupukan
8. Penyiangan
9. Pengendalian OPT
10. Panen dan Pasca Panen
11. Kemitraan dan Pemasaran
12. Analisa Usaha

Fasilitator:
1. Ir. Lalu Wirentanus
2. Ir. Anang Sumbawanto
3. Ir. Wariyantini
4. H. Ahmad Mujtahid, SP.

 

NO.

HARI / TANGGAL
Jam
MATERI
NARASUMBER

1 Senin, 11 Juli 2011

08.30 - 09.00 Pembukaan Panitia
09.00 - 10.30 Kebijakan Pembangunan Pertanian dan Lembaga Tani  : Kepala BP4K Kab. Lotim
10.30 - 12.00 Dinamika Kelompok : Ir. Anang Sumbawanto
12.00 - 12.30 Istirahat, Makan siang, Sholat Panitia
12.30 - 13.30 - Pemilihan Benih Unggul , Persemaian : Ir. Anang Sumbawanto


2 Selasa, 12 Juli 2011

08.30 - 12.00 Pengolahan Tanah : Ir. Anang Sumbawanto
12.00 - 12.30 Istirahat, Makan siang, Sholat Panitia
12.30 - 13.30 Penanaman : H. Ahmad Mujtahid, SP.

3 Rabu, 13 Juli 2011

08.30 - 12.00 Irigasi/Pengairan  : H. Ahmad Mujtahid, SP.

12.00 - 12.30 Istirahat, Makan siang, Sholat : Panitia
12.30 - 13.30 Pupuk dan Pemupukan : H. Ahmad Mujtahid, SP.

4 Kamis, 14 Juli 2011 08.30 - 12.00

- Penyiangan
- Pengendalian OPT : H. Ahmad Mujtahid, SP.

12.00 - 12.30 Istirahat, Makan siang, Sholat : Panitia
12.30 - 13.30 - Panen dan Pasca Panen, Kemitraan dan Pemasaran : Ir. Wariyantini


5. Jum"at, 15 Juli 2011

08.30 - 10.00 Analisa Usaha Tani : Ir. Wariyantini
10.00-selesai Penutupan Panitia


E. Media Pelatihan Kursus Tani
Dalam rangka mempermudah penyerapan materi pelatihan oleh peserta dalam pelaksanaan pelatihan kursus tani, maka hal yang sangat mendukung adalah penggunaan media teknologi komputer LCD untuk memaparkan materi-materi oleh narasumber. Selain itu untuk mendukung media komputer maka dipergunakan pula media white board atau pemaparan pada kertas koran oleh narasumber untuk memberikan penjelasan konstruktif kepada peserta pelatihan.

 

III. P E N U T U P

A. Kesimpulan
Dari pelaksanaan kegiatan KURSUS TANI "Pengelolaan Tanaman Padi Sehat" dapat disimpulkan beberapa hal :
1. Pelaksanaan pelatihan kursus tani ditingkat BPP sangat dibutuhkan untuk meningkatnan sumberdaya manusia petani pengelola lembaga petani ditingkat WKPP sebagai pelopor penggerak kelompok menuju kelompok tani atau gabungan kelompok tani yang mandiri dan mapan dalam segala aspek.
2. Kegiatan kursus tani membutuhkan waktu yang cukup agar pelaksanaannya dapat memberikan manfaat yang maksimal.

B. Saran
Dalam rangka penyempurnaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang dapat disaran hal-hal sebagai berikut :
1. Program pelatihan kursus Tani untuk mendukung kegiatan penyuluhan pertanian perlu dianggarkan dan diprogramkan setiap tahun dengan berbagai materi yang selektif, praktis dan inovastif.
2. Untuk memperluas penyebaran ilmu pengetahuan terhadap inovasi teknologi, kiranya perlu melatih petani/kelompok tani dengan skala yang lebih besar dan lebih luas memenuhi keterwakilan semua kelompok dan sub sektor bidang pertanian.
3. Bila memungkinkan, kegiatan kursus tani dilaksanakan di pos penyuluhan di masing-masing WKPP.