RSS
Syndicate content

Kiat Sukses Bertanam Cabe

Sumber Gambar: (Bappeluh Polma Sulbar)

A. Persiapan Awal dan Survei Pasar

Pesiapan awal dan survei pasar sangat penting untuk mendapatkan hasil dan keuntungan bagi petani cabe. Harga cabe biasanya mahal pada waktu tertentu seperti memasuki bulan puasa hingga menjelang lebaran. Berdasarkan perkiraan tersebut, tanaman cabe dapat ditanam 60-80 hari sebelum puasa dan lebaran untuk dataran rendah dan 4 bulan sebelum puasa dan lebaran untuk dataran tinggi.


B. Benih

Benih cabe yang digunakan hendaknya benih yang berkualitas yang terjamin mutunya. Untuk mengetahui benih berkualitas baik adalah dengan merendam terlebih dahulu benih yang akan disemaikan. Benih yang tenggelam berkualitas baik dan yang mengapung sebaiknya jangan ditanam karena peluang tumbuhnya sangat kecil


C. Penyemaian

Agar pertumbuhan cabe lebih baik dan tumbuh merata sebaiknya disemaikan terlebih dahulu selama 7-10 hari kemudian dipindahkan ke lahan yang lebih luas

 


D. Persiapan Lahan

Tanah yang baik untuk pertanaman Cabe yaitu berstruktur remah atau gembur, subur dan kaya akan bahan organik, pH tanah antara 6.0 dan 7.0.


C. Pengolahan Tanah dan Penanaman

Cara bertanam Cabe tergantung kepada ketinggian tempat, jenis tanah serta jenis dan varietas Cabe itu sendiri. - Sistem penanaman pada tanah bertekstur sedang sampai ringan, lebih cocok dengan barisan tunggal (sistem ini biasa dilakukan petani di dataran tinggi sampai medium) - Untuk tanah bertekstur liat dilakukan dengan sistem bedengan, beberapa baris tanaman pada tiap bedengan, lebih efisien ditinjau dari segi pengolahan. - Tanah yang akan ditanami dicangkul, kemudian diratakan dan dibersihkan dari rumput-rumput pengganggu. - Selanjutnya buat lubang pertanaman dengan jarak (60-70 cm) x 50 cm untuk sistem barisan tunggal dan (40-50 cm) x (30-40 cm) untuk sistem bedengan.

 


D. Pemupukan

Gunakan pupuk kandang yang sudah matang - Tiap lubang tanaman diberi pupuk kandang sebanyak 20 -30 ton (pupuk kandang sapi) - Pemberian pupuk Ura dan Kcl dilakukan 3 kali masing-masing sepertiga dosis I pada waktu tanam II pada umur satu bulan setelah tanam III pada umur dua bulan setelah tanam

 

F. Pemberian Mulsa
Untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi, tanaman cabe hendaknya diberi mulsa plastik. Pemberian mulsa berfungsi untuk tetap menjaga kelembaban di sekitar perakaran tanaman.

 

G. Pemeliharaan

Dalam pemeliharaan tanaman yang perlu dilakukan adalah penggemburan tanah dan pengendalian gulma, hama dan penyakit serta pengairan bilamana diperlukan terutama pada musim kemarau. Penggemburan tanah atau pendangiran dilakukan bersama-sama pada waktu pemupukan kedua atau pemupukan susulan.

 

H. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit tanaman dilakukan secara teratur dengan pemberian pestisida, dosis pestisida dan interval pemberian sesuai dengan anjuran.


I. Panen

Tanaman Cabe besar yang ditanam di dataran rendah dapat dipanen 60-80 hari setelah tanam. Sedangkan umur panen Cabe di dataran tinggi biasanya lebih lambat yaitu mulai umur 4 bulan setelah tanam. Interval panen dapat dilakukan 3 - 7 hari sekali.

 

 

(By Gunawan, SP : Bappeluh Polman Sulbar, Posting : Thursday November 25, 2010)