RSS
Syndicate content

DUKUNGAN PROGRAM P2BN DI WILAYAH BP3K TALANG PAUH KECAMATAN PONDOK KELAPA

Sumber Gambar: BP3K Talang Pauh Kec. Pondok Kelapa
Peningkatan produktivitas tanaman padi sawah, sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Baik faktor teknis maupun sumber daya alam. Oleh karena itu dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan. Komoditi tanaman padi sawah merupakan komoditi strategis sehingga apabila komoditi ini tidak tersedia akan dapat timbul permasalahan yang serius.
Dalam rangka untuk mendukung program P2BN, peran penyuluh pertanian di lapangan (PPL) memiliki peran yang sangat penting dalam mengawal pemberdayaan kelompok tani di wilayah kerjanya. Agar kelompok tani mampu meningkatkan produktifitas usaha tani tanaman padinya. Wujud dukungan pemerintah terhadap pemberdayaan kelompok tani P2BN di Wilayah BP3K Talang Pauh antara lain Program Demfarm, Demplot, kursus tani, SL-PTT Reguler, SLPTT Sepesifik Lokasi, optimalisasi lahan sawah program PSP melalui kegiatan Jaringan Irigasi Desa (JIDES), Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT), Jalan Usaha Tani (JUT), pengembangan irigasi partisipasi (PIP). Semua program ini diarahkan kepada kelompok tani yang berbasis budidaya tanaman padi sawah agar kendala yang dihadapi dapat diminimalisir.
Kondisi potensi lahan sawah di wilayah BP3K Talang Pauh yang saat ini tinggal berkisar 1946 hektar. Ketika 4-5 tahun yang lalu mencapai 2552 hektar. Menyempitnya lahan sawah di Pondok Kelapa diakibatkan adanya alih fungsi menjadi kebun kelapa sawit dan pemekaran kecamatan baru (Pondok Kubang). Alih fungsi lahan sawah menjadi kebun kelapa sawit di Kecamatan Pondok Kelapa berkisar 30%, hal ini akibat dari kurangnya kebutuhan air ditingkat kelompok tani, mengingat persawahan di wilayah Kecamatan Pondok Kelapa sekitar 85% adalah lahan sawah tadah hujan yang bila tidak hujan maka akan terjadi kekeringan sehingga gagal panen. Oleh karena itu untuk mengantisipasi berbagai hal dalam rangka peningkatan produksi beras nasional (P2BN) di wilayah BP3K Talang Pauh, peran Badan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan motivasi di bidang penyuluhan pertanian, disamping instansi teknis Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Bengkulu Tengah melalui Program Kementerian Pertanian RI dengan dana stimulan bantuan sosial.
Program JITUT 2012 ini yang masuk di Kecamatan Pondok Kelapa tersebar dibeberapa titik salah satunya adalah di Desa Sidodadi. Kegiatan ini bersumber dari dana APBN melalui program Peningkatan Prasarana Pertanian. Di Desa Sidodadi Kecamatan Pondok Kelapa program ini dilaksanakan oleh Kelompok Tani Makaryo Ajuning Tani, program ini berupa bantuan langsung mandiri (BLM) dimana dana kegiatan ditransfer langsung ke rekening kelompok. Kegiatan ini secara teknis di lapangan dilaksanakan dan dirancang langsung oleh kelompok, irigasi tingkat usaha tani ini seluas ± 200 m dan diharapkan mampu mengairi sawah seluas ± 50 hektar, dengan masuknya program JITUT ini maka masuk keluarnya air dapat dikontrol dengan baik dan membantu pertumbuhan tanaman padi sehinggan diharapkan produksi tanaman padi dapat meningkat. (M. Arifin, SP/ Koorluh BP3K Talang Pauh Kecamatan Pondok Kelapa, September 2012)