RSS
Syndicate content

BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG DAN KACANG TANAH SISTEM TUMPANG SARI

Sumber Gambar: google.com

PENDAHULUAN
Tumpang sari merupakan usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dan waktu yang sama, dimana diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman. Sistem penanaman dengan cara ini dapat dilakukan pada 2 (dua) atau lebih jenis tanaman yang relative sama umur, misalnya pada tanaman jagung dan kacang tanah, tapi juga dapat dilakukan pada beberapa jenis tanaman yang umurnya berbeda.
Penanaman system tumpang sari mempunyai banyak kelebihan yang dimiliki pada sistim penanaman mono kultur antara lain :

  • Terjadi peningkatan efisiensi lahan
  • Populasi tanaman dapat diatur
  • Dalam satu areal diperoleh produksi lebih dari satu komoditi
  • Memperkecil resiko kegagalan dalam usaha tani
  • Menciptakan stabilitas biologis sehingga dapat menekan serangan hama dan penyakit tanaman.

TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN SISTIM TUMPANG SARI

A. Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah dilakukan pada saat musim hujan antara bulan Oktober hingga awal bulan November. Pegolahan tanah dilakukan agar tanah menjadi gembur dapat menggunakan bajak atau cangkul sedalam 10-15 cm kemudian di cacah sambil membuang gulma yang ada. Selanjutnya dibuat guludam, arah guludam menghadap barat timur atau disesuaikan dengan kondisi lahan dengan lebar guludan 170-180 cm, dengan panjang sesuai dengan kebutuhan. Antara guludam dibuat saluran 20-30 cm untuk mengalirkan air.

B. Benih
Pada penanaman sistim tumpang sari jagung dan kacang tanah perlu diatur dimana jagung sebagai tanaman pokok dan kacang tanah sebagai tanaman sela.
Benih jagung yang akan ditanam adalah jagung Bisi 2, Bisi 16, Jaya I atau varitas local manado kuning yang berlebel sudah diberi seed treatmenl Lobang tanaman dibuat dengan tugal sedalam 2-4 cm dengan jarak antara barisan 200 cm, sedangkan jarak dalam barisan 40 cm. Kebutuhan akan benih jagung 15 kg/Ha dengan jumlah dua biji benih/ lubang tanaman sehingga populasi tanaman jagung dalam per Hektar 25.000 pohon.
Benih kacang tanah yang akan ditanam adalah varitas gajah, kijang dan jerapa, varies ini mempunyai 2-3 biji setiap polong. Jarak tanam pada kacang tanah 25 x 25 cm sehingga setiap guludan terdapat satu baris tanaman jagung, 5 baris tanaman kacang tanah dalam 1 Ha 100.000 tanaman atau sekitar 70% disbanding penanaman mono kultur, sedangkan kebutuhan benih kacang tanah untu 1 Ha 50 Kg biji kering dan ditanam 1 biji per lobang tanaman.
C. Pupuk
Pemupukan dilakukan dua kali yaitu pada saat bersamaan dengan penanaman dan pada saat tanaman berumur 1 bulan.
1. Dosis dan cara pemupukan tanaman jagung
a) Urea 120 Kg
b) SP 36 65 Kg
c) KCL 50 Kg
Pemupukan pertama pada tanaman jagung adalah
a) Urea 80 Kg
b) SP 36 65 Kg
c) KCL 50 Kg
Pemupukan ke-2 urea 40 Kg ditambah PPC

2. Dosis dan cara pemupukan kacang tanah
a) Urea 40 Kg
b) SP 36 80 Kg
c) KCL 40 Kg
Pemupukan pertama pada kacang tanah
a) Urea 20 Kg
b) SP 36 80 Kg
c) KCL 50 Kg
Pemupukan kedua pada kacang tanah urea 20 Kg ditambah PPC

3. Semua pupuk yang diberikan dicampur jadi satu, kemudian dibuat larikan dekat barisan tanaman dengan jarak 5 cm dengan barisan tanaman, kedalaman 5-7 cm. Pupuk ditabur disepanjang larikan, lalu ditutup kembali dengan tanah.
Pemupukan kedua untuk tanaman jagung larikan disesuaikan dengan tajuk tanaman, sedangkan untuk tanaman kacang tanah, larikan dibuat ditengah, jarak antara 2 barisan tanaman kacang tanah dan PPC disemprot sesuai dosis yang tertera pada lebel PPC.

D. Perawatan
Perawatan meliputi kegiatan antara lain :
1. Penyulaman dilakukan agar tidak ada spot-spot kosong yang ditumbuhi gulma
2. Penyiangan dan pembumbunan di lakukan Kerang lebih 2 kali atau sesuai dengan kondisi gulma.
3. Pengendalian hama dan penyakit tanaman dimaksudkan agar kesehatan tanaman dapat terjaga sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

E. Panen dan Pasca Panen
Pemanenan tanaman jagung dapat dilakukan setelah tanaman berumur 90-100 hari dengan tanda-tanda biji jagung sudah tua untuk dipanen yaitu klobot telah berwarnah kuning kecoklatan. Bila dikupas biji terlihat mengkilap dan bila ditekan dengan kuku tidak meninggalkan bekas. Hasil panenan jagung dijemur sampai kadar air 12%.
Pemanenan tanaman kacang tanah dilakukan apabila tanaman berumur 100 hari. Adapun tanda-tanda tanaman siap untuk dipanen yaitu tanaman sudah tua sebagian besar daun telah menguning kecoklatan, kalau dicabut 75% - 80% polong telah mengeras. Cara panen dengan cara mencabut tanaman diusahakan tanah dalam keadaan lembab untuk menghindari banyak polong yang tertinggal dalam tanah,

 

Sumber : BP4K Kota Kotamobagu

Editor : Tigor Gultom, S.Pt