RSS
Syndicate content

Budidaya Kambing Kacang

Sumber Gambar: Dokumentasi BKPP Sikka
Ternak kambing merupakan salah satu ternak ruminansia kecil yang mempunyai prospek untuk dikembangkan bagi peternak kecil karena mudah dipelihara. Selain itu ternak kambing juga cepat berkembang biak karena sekali beranak dapat mencapai dua atau tiga ekor dan dalam setiap tahun dapat beranak dua kali atau minimal tiga kali dalam dua tahun.Ditinjau dari segi ekonomi memelihara ternak kambing sangat menguntungkan, tetapi umumnya petani/peternak memelihara kambing hanya sebagai sampingan atau merupakan tabungan, apabila sipemilik membutuhkan uang kontan maka ternak kambing dapt dijual dengan cepat. Penjualan dilakukan di pasar-pasar, pedagang perantara, atau langsung kepada konsumen. Hal ini membuktikan bahwa beternak kambing sangat cocok bagi petani kecil yang mempunyai modal yang terbatas.

Di Kabupaten Sikka pada umumnya petani peternak memeliahara ternaknya dengan sistem pemeliharaan tradisional, sehingga hasil yang didapat belum optimal, agar peternak kambing dapat berhasil dalam memelihara ternak kambing-nya maka perlu adanya pengetahuan dan keterampilan tentang cara peme-liharaan yang baik, meliputi :

1. Pemilihan Bibit, 2. Pembuatan Kandang, 3. Pemberian Pakan, 4. Pencegahan,Pengendalian, dan Pengobatan Penyakit.

A. Pemilihan Bibit

1. Bibit Pejantan

Pilih bibit pejantan yang baik dengan ciri-ciri sebagai berikut :

- Mata bersinar terang dan bersih, selaput lendir mata dan kulit mata tidak pucat.

- Berbadan tegap dan besar

- Mempunyai kaki yang kuat dan aktif

- Mepunyai buah pelir yang besar dan simetris

2. Bibit Induk

Induk kambing yang baik adalah :

- Mata bersinar terang dan bersih, selaput lendir mata dan kulit mata tidak pucat.

- Badan besar, berat dan sempurna

- Berbulu halus dengan warna terang

- Mempunyai ambing minimal dua pasang

- Mempunyai kemampuan untuk mengha-silkan air susu

 

AttachmentSize
Lebih lengkap klik di sini1.25 MB