RSS
Syndicate content

Analisa Usaha Tani

Usahatani merupakan pengetahuan terapan tentang cara-cara petani atau peternak dalam menentukan, mengorganisasikan serta mengkoordinasikan penggunaan faktor-faktor produksi secara efektif dan efisien sehingga memberikan pendapatan maksimal.

•Efektif bila petani dapat mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya sebaik-baiknya.
•Efisien bila pemanfaatan sumber daya tersebut menghasilkan hasil yang melebihi input yang diberikan.

Pentingnya Analisa Usahatani:
"Petani bisa menetukan/ memilih jenis usahatani yang akan ia lakukan untuk mendapatkan pendapatan yang maksimal dengan resiko (biaya) yang minimal"

Komponen Dalam Analisa Usahatani

1.Penerimaan (Pendapatan Kotor)

Total Produksi x Harga Satuan

Hal yang harus diperhatikan:
* Panen yang tidak serentak (berulang-ulang)
ex: cabe, buncis, terung, dll
* Penjualan produksi beberapa kali pada tingkat harga yang berbeda-beda


2.Biaya
* Biaya Tunai, ex: pembelian pupuk, pembelian pestisida, dll
* Biaya diperhitungkan, ex: biaya tenaga kerja dalam keluarga, sewa tanah milik petani, bunga modal, dll


3. Pendapatan

Penerimaan - Biaya Tunai

4. Keuntungan

Penerimaan - Total Biaya
atau
Pendapatan - Biaya yg diperhitungkan


5. B /C RATIO (Benefit/ Cost)
Misalkan dalam suatu usahatani diperoleh angka B/C = 1,3
Artinya: Setiap Kenaikan biaya produksi (cost) sebesar 1, akan diperoleh keuntungan (benefit) sebesar 1,3 kali biaya produksi.
atau
Dalam 1 biaya produksi didapatkan keuntungan 1,3

Suatu usahatani dikatakan berhasil apabila usahatani tersebut dapat memenuhi kewajiban membayar bunga modal, alat-alat yang digunakan, upah tenaga luar serta sarana produksi yang lain termasuk kewajiban terhadap pihak ketiga dan dapat menjaga kelestarian usahanya.

 (Rahmi Yulia, SP)