Site Counter
  • Site Counter: 347,262
  • Unique Visitor: 75,067
  • Registered Users: 848
  • Unregistered Users: 0
  • Published Nodes: 4,196
  • Unpublished Nodes: 2
  • Your IP: 38.107.179.220
  • Since: 2012-03-13
RSS
Syndicate content

Konservasi Air

Teknologi Drainase Bersekat pada Lahan rawa dan Lahan Gambut

Sumber Gambar: balittra, 2011

Upaya Konservasi Air Dalam Mendukung Kemandirian Pangan Pulau-Pulau Kecil

Sumber Gambar: http://geo-lingkungan.blogspot.com/
Penyediaan areal tangkapan air untuk menahan laju aliran air ke laut penting untuk diupayakan selain dapat menahan laju aliran air permukaan juga dapat menambah cadangan air bawah tanah dan mendukung kehidupan tanaman. Perbaikan tangkapan ini dapat dilakukan dengan penurunan kemiringan lereng ataupun membuat cekungan-cekungan penampung air permukaan, baik berupa situ, embung, cekdam ataypun bending. Adanya tekanan aliran air bawah permukaan tanah dapat menahan interusi air laut yang banyak masuk pada daerah dataran di kaki-kaki bukit/pinggir-pinggir pantai.

Teknologi Kebekolo untuk Konservasi Lahan Kering

Sumber Gambar: http://www.google.co.id

KONSERVASI AIR MELALUI PEMBANGUNAN EMBUNG ATAU DAM PARIT

Tehnologi konservasi air merupakan upaya untuk mengatur penyediaan air khususnya pada saat musim kemarau (kekurangan air), meningkatkan volume air tanah juga memperbesar daya simpan air. Beberapa bangunan konservasi air yang murah dan mudah untuk mengatur ketersedian air sepanjang tahun adalah Embung atau Dam Parit.

PEMBANGUNAN EMBUNG.