RSS
Syndicate content

DIALOG INTERAKTIF PENYULUHAN PERTANIAN

Sumber Gambar: Dokumentasi Pusluhtan
Dialog Interaktif Penyuluhan Pertanian diselenggarakan di hotel Sheraton, Daerah Istimewa Yogyakarta tanggal 27 Maret 2012. Tema dialog interaktif tersebut adalah Pemberdayaan Petani melalui kegitan penyuluhan yang dikelola petani. Narasumber-narasumber dialog adalah Wakil Meteri Pertanian RI , Perwakilan dari Bank Dunia, Wakil Bupati Kab. Batul, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi DIY dan Wakil Petani kab. Lombok Barat prov. NTB .
Wakil Menteri Pertanian RI menyampaikan beberapa program yang sudah dilakukan oleh FEATI di 18 Provinsi , 68 kabupaten/kota dan 308 desa antara lain, petani sudah mampu mencari informasi sendiri , pelatihan teknologi bagi petani membangun BP3K sebanyak 598 gedung baru , merenovasi sebanyak 284 gedung lama, peningkatan ekonomi petani. Wamentan mengharapkan gedung BP3K yang sudah ada dapat menjadi tempat mencari informasi, pelatihan dan konsultasi petani dalam menghadapi masalah pertanian.
Kabupaten Bantul adalah salah satu kabupaten yang mendapat FEATI , dalam melaksanakan penyuluhan pertanian Wakil Bupati Bantul menyampaikan kiat-kiat yang diterapkan yaitu kesatuan visi, kesatuan misi, keseragaman motivasi, kompak, dan optimalisasi program. Selain itu pemerintah kab. bantul juga memberikan dukungan kepada penyuluh petanian berupa: pembangunan BKPP, pembangunan 17 BP3K , dukungan anggaran, fasilitasi pemasaran hasil pertanian (Bantul Expo, Agribisnis Expo), studi banding untuk petani, kebijakan Perda agar di setiap jamuan menggunakan produk lokal, kerjasama dengan peneliti , perguruan tinggi dalam rangka penguatan penyuluhan , pemberian hadiah berupa ibadah haji dan beasiswa S2 untuk penyuluh berprestasi. Sedangkan dukungan-dukungan yang di berikan provinsi berupa alokasi anggran APBD untuk UPFMA yang sedang berkembang sebesar 7 - 10 juta rupiah.
Pada kesempatan tersebut juga hadir petani dari kab. Lombok Barat provinsi NTB yang berhasil mendirikan PT. Tani Jaya Makmur yang di motori oleh 10 orang alumni UPFMA dan beranggotan 50 orang, PT tersebut mempunyai modal awal 50 juta rupiah dan berjenis usaha perbenihan.