RSS
Syndicate content

Temu Koordinasi Penyuluhan Provinsi D.I Yogyakarta

Sumber Gambar: dok. BKPP Prov. D.I Yogyakarta
Meningkatkan kinerja penyuluh dalam memfasilitasi program Percepatan Produksi Beras Nasional (P2BN) merupakan tujuan dari temu koordinasi tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Provinsi D.I. Yogyakarta pada tanggal 26 - 27 Maret 2012. Pertemuan ini diikuti oleh penyuluh koordinator dan pendamping P2BN serta instansi yang menangani program P2BN di provinsi D.I. Yogyakarta.

Pembicara hadir dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Dinas Pertanian Yogyakarta (Distan DIY), serta Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta (BPTP DIY) yang memberikan materi mengenai dukungan masing-masing instansi terhadap pelaksanaan program P2BN khususnya di wilayah D.I. Yogyakarta. Dalam temu koordinasi ini juga disampaikan informasi dari penyuluh kabupaten/kota di D.I. Yogyakarta mengenai potensi lahan, tenaga kerja, dukungan dana, serta persiapan yang telah dilakukan dalam pelaksanaan program, serta permasalahan yang dihadapi dalam pendampingan P2BN.

Masalah krusial yang dihadapi antara lain mengenai alih fungsi lahan, terutama untuk Kota Yogyakarta yang luas lahan produksinya relatif kecil sedangkan laju alih fungsinya bisa mencapai 10% pertahun. Tenaga penyuluh terutama penyuluh PNS juga sangat terbatas sehingga setiap wilayah diharapkan memaksimalkan sumber daya manusia yang tersedia dengan koordinasi yang baik. Dalam hal ini, Ir. Asikin Chalifah sebagai kepala BKPP Provinsi D.I Yogyakarta menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi antara kelembagaan penyuluhan dengan kelembagaan teknis.

Pelaksanaan Denfarm sebagai rencana aksi yang akan difasilitasi BKPP Provinsi D.I Yogyakarta. Sejumlah 42 unit Denfarm akan dilaksanakan di 14 Kecamatan sehingga di setiap Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) yang difasilitasi terdapat tiga lokasi Denfarm. Saprotan berupa benih, pupuk, pestisida dan satu orang penyuluh pendamping, serta display varietas unggulan dari BPTP merupakan fasilitas untuk setiap unit Denfarm seluas 1,5 ha yang diharapkan lokasinya tidak tumpang tindih dengan lokasi program SLPTT, GP3K dan SRI tahun 2012.

Sebagai tindak lanjut, setiap kabupaten/kota akan segera mengadakan temu koordinasi di tingkat kecamatan dan desa di wilayah masing-masing sehingga implementasi ke lapangan bisa dilaksanakan secepatnya.