RSS
Syndicate content

Peningkatan Produksi Padi 2012 Signifikan

Sumber Gambar: Dokumentasi BPK Banyuurip Purworejo

Peningkatan produksi padi 2012 signifikan
Panen padi untuk Musim Tanam 2011/2012 sudah mulai dibeberapa daerah ,sudah dimuali pada awal bulan Maret 2012, keinginan serta harapan pemerintah untuk memperoleh kenaikan produksi padi sebesar 5-10 persen guna pencapaian program P2BN kelihatan hasilnya.
Panen padi di wilayah kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo pada Musim Tanam 2011/2012 menunjukkan adanya peningkatan produksi yang tertinggi dari beberpa Musim Tanam sebelumnya semenjak dimulainya program SL-PTT, dimana program sekolah lapang tersebut masih merupakan primadona dari program P2BN, dimana sasaran dari programn tersebut adalah surplus beras 10 juta ton pada tahun 2014,merupaka program yang mahabesar.
Peningkatan produksi dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang diperoleh di lapangan diantaranya dari kegiatan sbb :
1. Ubinan padi pada kegiatan SL-PTT
2. Wawancara hasil riil panen petani setiap petak
3. Hasil panen dari para penebas atau panen sistim borong
Kesemunaya menunjukkan bahwa produksi padi cukup signifikan peningkatanya kurang lebih 15 %,hasil ubinan dan hasil riil petani produktivitas padi mencapai 8,7 ton GKP. sehingga semua pihak merasa sangat diuntungkan, apalagi didukung dengan harga gabah yang cukup bagus ditingkat petani yaitu mencapai Rp 4.000,00 / kg GKG.
Beberpa faktor yang sangat mendukung adanya sukses peningkatan produksi adalah beberapa komponen PTT dari SL-PTT diantaranya :
- Penggunaan benih yang bermutu
Dengan menggunakan benih nyang bermutu maka akan sangat diharapkan hasil dari tanaman adalah adanmya keseragaman tanaman, mutu tanaman yang baik,produksi yang tetap sama dari varietas tersebut, serta tidak rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
- Tamam bibit muda umur kurang dari 20 hari
Unutk tanam bibit muda ,petani sudah mengalami perubahan yang cukup besar berubah dari tanam yang sebelumnya lebih dari 20 hari sekarang menjadi sebelum 20 hari sudah tanam, dimana petani sudah merasakan dengan tanam bibit muda maka kesempatan untuk berkembnag baik bertunas maupun pertumbuhan ke4sempatanya cukup tinggi, hingga diperoleh anakan yang baik.
- Tanam dengan sistim jajar legowo
Sistin tanam dengan menerapkan jajar legowo di tin gkat petani sangat tinggi penerapnya dengan legowo 2 : 1 ,3 : 1 , 4 :1 dan 6 : 1 yang banyak diterapkan dipetani, dengan legowo berarti memperbanyakk tanaman pinggir, dengan memperbanyak tanaman pinggir ruang udara untuk aktivitas tanaman cukup baik, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi sangat baik, hasil produksi juga sangat baik .
- Pemupukan yang berimbang
Penerapan pemupukan berimbang dengan seringnya dilakukan penyuluhan oleh para PPL ,maka kesadaran petani akan menggunakan pupuk berimbang sangat tinggi,sehingga unsur makro yang dibutuhkan oleh tanaman akan terpenuhi penggunaan urea cukup 100 kg /ha, NPK Phonska 200 kg/ ha, slebihnya menggunakan pupuk organik.
- Penggunaan pupuk organik
Pupuk organik para petani sudah menyadari bahwa petani harus berwawasan kedepan, dimana tanah yang selama ini rusak oleh unsur kimia ,maka harus dibenahi dengan memasukkan pupuk organik, baik organik pabrikan maupun organik kompos dari lingkungan yang ada, sehingga tanah menjadi baik, sebagai media pertumbuhan tanaman.
- Sistim pengairan berselang.
Untuk penerapan sistim pengairan berselang pada budidaya padi sawah, memang sangat sulit terutama pada sawah yang sulit membuang air, atau karena cuaca yang pada musim hujan hujan terus menerus, pengaturannya untuk basah kering basah sangat sulit, namun demikian setidaknya petani juga sudah nenerapkan semaksimal mungkin, dimana petani sudah tau akan maksud serta tujuan dari pengairan berselang diantaranya memberikan kesempatan perakaran unutk berkembang serta aerasi udara didalam tanah sangat baik.
- Pengamatan hama penyakit secara rutin.
Untuk kgitatann ini, memang petani sedikit lemah dalam arti, sering tidak melakukannya secara rutine ,harapanya mingguan, tapi karena banyak kegiatan lain sehingga tidak dapat melakukannya , namun demikian petani paham akan kegiatan ini sehingga tetap berusaha semaksimal mungkin, adapun hama yang ditakutkan adalah hama wereng,kalau ada serangan baru semua berterika dan bergerak.
- Panen
Panen merupakan puncak atau gong dari agribisnis padi, dimana hasil yang ditunggu tunggu adalah pada saat panen, petani sudah menerapkan penggunaan pedal threser, serta alas untuk perontokan baik sitinm gepyok maupun menggunakan threser cukup lebar, sehingga kehilangan gabah pada saat perontokan dapat ditekan.
Jayalah Penyuluh, Jayalah Petani, Sukses P2BN
Oleh : Turoso,S.TP. Penyuluh Pertanian Muda, BPK Kecamatan Banyuurip Kab.Purworejo,Jawa Tengah.