RSS
Syndicate content

PELANTIKAN/PENGUKUHAN KELOMPOK TANI

Sumber Gambar: Rasmin Sembiring, SP BP4K Kabupaten Muara Enim

PELANTIKAN/PENGUKUHAN KELOMPOK TANI
Kelompok Tani sebagai kumpulan petani yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan ( social, ekonomi dan sumberdaya ) dan keabraban, berfungsi sebagai wadah pembinaan secara pembelajaran, wahana kerjasama dan unit produksi, perlu dilakukan pembinaan secara ber-kesinambungan untuk meningkatkan kemampuannya, diharapkan kelompok tani akan dapat menggali potensi, memecahkan masalah usaha untuk kelancaran Penyuluh dalam melaksanakan tugas
Kabupaten Muara Enim meliputi 22 Kecamatan, terbagi dalam 305 Desa dan 16 Kelurahan, dengan jumlah Penyuluh Pertanian sebanyak 198 Penyuluh PNS, 13 Penyuluh Honorer, 65 Penyuluh THL-TBPP dan 20 Penyuluh Swadaya, Kelembagaan Kelompok Tani terdiri dari 302 Gapoktan, 1.938 Poktan dan 51.590 KK Tani
Dalam rangka pembinaan terhadap kelompok tani untuk meningkatkan fungsinya sebagai wadah pembelajaran, wahana kerjasama dan unit produksi diperlukan juga pembinaan terhadap administrasi kelompok tani yang selama ini kurang mendapat perhatian, salah satu syarat administrasi kelompok tani adalah adanya Piagam Pengukuhan Kelompok Tani, yang merupakan bentuk pengakuan dari Pemerintah terhadap keberadaan kelompok tani, atas dasar tersebut BP4K Kabupaten Muara Enim telah melaksanakan kegiatan Pengukuhan/Pelantikan Kelompok Tani
Pengukuhan/Pelantikan Kelompok Tani oleh Bupati Muara Enim pada hari Jumát tanggal 04 Mei 2012 di Kecamatan Lubai dan dilanjutkan dengan penyerahan kendaraan roda dua bantuan Pusat kepada Penyuluh Pertanian untuk pengawalan Program P2BN sebanyak 10 unit, dalam sambutannya Bupati Muara Enim Ir.H.Muzakir Sai Sohar, mengatakan kepada para Penyuluh Pertanian kiranya dapat memberikan pembinaan dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada kelompok tani yang baru dukukuhkan, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara Pemerintah dengan kelompok tani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian di Pedesaan