RSS
Syndicate content

LOKAKARYA PENGEMBANGAN JEJARING USAHA KELEMBAGAAN PETANI KABUPATEN BONE TA. 2012

Sumber Gambar: Dokumentasi BP4K Kab. Bone, 2012.
Lokakarya Pengembangan Jejaring Usaha Kelembagaan Petani Kabupaten Bone TA. 2012 dilaksanakan di Aula Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kab. Bone, terbagi merjadi dua angkatan, yaitu Angkatan I tanggal 24 s/d 25 Agustus 2012 dan Angkatan II tanggal 27 s/d 28 Agustus 2012. Dalam lokakarya dihadiri oleh 55 (lima puluh lima) peserta per angkatan, Angkatan I berasal dari 8 kecamatan antara lain Kecamatan Tanete Riattang, Palakka, Tellu Siattinge, SibuluE, Amali, Dua BoccoE, Ajangale dan Cenrana. Sedangkan Angkatan II berasal dari 9 kecamatan antara lain Kecamatan Tanete Riattang Timur, Tanete Riattang Barat, Awangpone, Barebbo, Bengo, Cina, Tonra, Ulaweng dan Kahu
Pengembangan jejaring usaha kelembagaan petani menjadi sangat penting dan strategis dalam membantu mengatasi permasalahan dalam pengembangan usahatani lainnya, antara lain karena belum optimalnya kelembagaan usahatani di pedesaan sebagai kelembagaan yang mandiri dan memiliki posisi tawar dengan pelaku usaha lainnya; serta masih rendahnya aksesibilitas petani terhadap fasilitasi pemasaran, permodalan, informasi teknologi dan pengembangan usahatani lainnya, termauk di Kabupaten Bone.
Tujuan dari diadakannya Lokakarya Pengembangan Jejaring Usaha Kelembagaan Petani Kab. Bone antara lain :1) meningkatkan kapasitas kelembagaan petani dalam membangun jejaring usaha baik antar kelembagaan petani maupun dengan pihak dan pelaku usaha lainnya (perbankan, mitra usaha, pengusaha dll.) yang berkaitan dengan pengembangan mereka.; 2) Merumuskan rencana pengembangan jejaring dan kerjasama usaha, pertukaran pengalaman, informasi serta teknologi. Dengan sasaran adalah kelembagaan petani (Gapoktan)/Poktan dan UP-FMA yang telah mengembangkan kegiatan agribisnis dan siap untuk melakukan jejaring usaha.
Materi yang disajikan meliputi:

  • Kebijakan Pengembangan Jejaring Usaha dan Kelembagaan Petani
  • Dinamika Kelompok
  • Manajemen Kepemimpinan Kelembagaan Petani
  • Peran Strategis Pengembangan Jejaring Usaha Kelembagaan Petani
  • Pengembangan Jejaring dan Kemitraan Kelembagaan Usaha Petani
  • Manajemen Pengelolaan Kelembagaan Petani
  • Jejaring Usaha Pengembangan Agribisnis Pertanian Pelaku Utama dan Pelaku usaha
  • Membangun Integrasi Kelompok dalam Mengembangkan Petani dengan membangun kemitraan melalui Manajemen Kewirausahaan;
Sebagai Nara Sumber panitia menghadirkan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Bone (Ir. Akhmad Kamarul. B); Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan (Ir. Ahyar, MS); Kepala Bidang BP4K Kab. Bone; Staf Teknis BP4K Kab. Bone serta Kelompok Fungsional Kab. Bone.
Para peserta terlihat sangat bersemangat dengan diadakannya lokakarya tersebut, terekam dari diskusi yang cukup alot antara narasumber dengan peserta, maupun antar peserta lokakarya sendiri. Para peserta saling bertukar pengalaman dan membagi tips-tips mereka dalam bertani dan beragribisnis. Bersama para peserta, pemateri berupaya mengidentifikasi kelembagaan petani yang ada di daerah masing-masing serta menyatukan persepsi maupun tujuan antar pelaku usaha agar siap mengembangkan jejaring usaha yang profesional. Dalam membangun jejaring usaha tersebut, pihak petani yang diwakili oleh Bapak Muh Yunus selaku Ketua KTNA Se-Kab. Bone berharap selain peran Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kesejahteraan petani , diharapkan juga peran lebih dari Pemerintah Daerah.
(Panitia Pelaksana Lokakarya)