RSS
Syndicate content

KEGIATAN SLPHT LANJUTAN DI BATU BANYAK

Sumber Gambar: Non Desrita

OPT dan MA harus dapat dibedakan. Dengannya hasil pertanian para petani dapat terkelola secara lebih baik: hasil produksi yang tinggi dan berkelanjutan.
Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan Musuh Alami (MA) memang nyata berbeda dalam fungsi/kegunaan namun membutuhkan pengetahuan untuk membedakannya secara fisik. Demikian setidaknya hal penting yang menjadi bagian dari materi yang disampaikan oleh narasumber pada kegiatan SLPHT (Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jorong Lambah Nagari Batu Banyak Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Sumbar.
Kegiatan SLPHT dipandu oleh Ibu Nondesrita selaku penyuluh dilokasi dan Bapak Salman sebagai narasumber selaku petugas Pengamat Hama Penyakit. Sementara dari peserta yang hadir adalah dari para petani yang tergabung dalam kelompok-kelompok tani di Nagari Batu Banyak.
Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu yang terselenggara tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dibantu oleh Dinas Propinsi Sumatera Barat yang bertujuan untuk mengajak petani mengelola usaha taninya dengan cara yang lebih baik dalam hal memperlakukan OPT dan MA. Termasuk juga disampaikan tentang bagaimana cara pengamatannya dilapangan. Diharapkan para petani setelah mengikuti kegiatan ini dapat mengetahui arti kegiatan SLPHT lanjutan dalam tataran yang lebih praktis untuk meningkatkan hasil usaha taninya.
(Non Desrita - PP THL-TB Batu Bayak)