RSS
Syndicate content

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BANGKA SELATAN

Visi : Bangka Selatan Swasembada Beras 2015

Misi : 

- Konsensus Perencanaan Pertanian

- Penyediaan Infrastruktur Pertanian Tanaman Pangan Yang Handal

- Kelembagaan Pertanian Tanaman Pangan Yang Kuat

- Penyediaan Saprodi Pertanian Tanaman Pangan yang Handal

- Pembangunan Pertanian Lintas Sektoral.

 

Analisis Potensi dan Masalah

Masalah : Lemahnya rumusan perencanaan bidang pembangunan pertanian (Konsensus                      Perencanaan).

- Pendapatan Perkapita penduduk masih rendah (rata-rata Rp. 700.000,-/bulan)

- Lemahnya Infrastruktur Pertanian

- Belum optimalnya aspek pemasaran

- Lemahnya Kelembagaan

- Masih rendahnya tingkat alih teknologi Pertanian.

Potensi : 

Sektor Unggulan

- Sub Sektor Unggulan (Pertanian/Tanaman Pangan)

- Basis (LQ = 2,15), Kompetitif dan Laju Pertumbuhan Cepat (Shiftshare) (Tanaman Pangan   3,4)

- Kontribusi PDRB terbesar (49% ADHB Tahun 2008) dan nilai tambah hampir 1 trilyun             terhadap PDRB

- Penduduk Pertanian = 69% dari total jumlah penduduk.

Arah Kebijakan :

Program Pembangunan pertanian berbasis konsep kelembagaan (Spasial) melalui integrated farming system.

 

Strategi Bidang Tanaman Pangan:

  • Peningkatan kualitas SDM Aparatur dalam kemampuan manajerial dan merumuskan  rencana untuk visi bidang tanaman pangan
  • Menjunjung tinggi semangat lintas sektoral, khususnya konsensus dibidang pembangunan pertanian
  • Melakukan pembangunan pertanian tanaman pangan berbasis partisipatif
  • peningkatan kualitas SDM petani dalam alih teknologi
  • Penyediaan Infrastruktur pertanian
  • Diversivikasi komoditi berbasis potensi lokal dan berwawasan lingkungan
  • peningkatan iklim investasi dibidang pemasaran produk.

Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Selatan , Ir. Efendi Ali pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Bidang Pertanian  dan Peternakan  Tahun 2014.

Di Tulis Oleh : Ita Sriyanti, S.Pt (PPL Kabupaten Bangka Selatan)