RSS
Syndicate content

Gapoktan dalam PUAP

Sumber Gambar: Kasmir (Penyuluh Pendamping Kab. Bintan)

INDIKATOR KEBERHASILAN PUAP
1.Indikator Output:
 Tersalurkannya BLM kepada petani, dalam melakukan usaha produktif pertanian
 Terlaksanakanya fasilitas penguatan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia pengelola gapoktan, penyuluh pendamping dan PMT
STRUKTUR ORGANISASI GAPOKTAN
(a) Ketua
Mengkoordinasikan, mengorganisasikan serta bertanggung jawab penuh terhadap seluruh kegiatan PUAP dengan rincian sebagai berikut :
1. Melaksanakan hasil keputusan rapat anggota;
2. Memimpin rapat pengurus yang dihadiri pengurus poktan, komite pengarah dan penyuluh pendamping;
3. Menanda tangani surat menyurat dan dokumen pelaksanaan PUAP (RUB) dan dokumen yang terkait dengan pencairan dana PUAP;
4. Mewakili Gapoktan dalam pertemuan dengan pihak lain
5. Mengkoordinasikan pelaporan dan pertanggung jawaban dana;
6. Memimpin organisasi dan administrasi Gapoktan PUAP.
(b) Sekretaris
Bertugas melaksanakan administrasi kegiatan Gapoktan PUAP, dengan
rincian sebagai berikut :
1. Membuat dan memelihara notulen rapat, berita acara, serta dokumen PUAP lainnya.
2. Menyelenggarakan surat-menyurat dan pengarsipannya.
3. Menyelenggarakan administrasi dokumen RUB, RUK, RUA dan kegiatan organisasi lainnya.
Menyusun laporan bulanan dan laporan tahunan kegiatan Gapoktan
(c) Bendahara
1. Menangani seluruh kegiatan administrasi keuangan Gapoktan (penyaluran & pengelolaan dana PUAP)
2. Melaksanakan penarikan/pencairan sesuai dengan jadwal pemanfaatan oleh anggota;
3. Menyalurkan dana BLM PUAP sesuai dengan RUB, RUK dan RUA dan jadwal pemanfaatan dana
4. Membukukan setiap penyaluran dana PUAP
5. Menyimpan dan memelihara arsip dana PUAP;
6. Menyusun laporan
Komite Pengarah adalah komite yang dibentuk oleh Pemerintahan Desa (wakil tokoh masyarakat, kelompok tani dan penyuluh pendamping) yang bertugas :
1. Memberikan masukan dan pertimbangan dalam penetapan RUB;
2. Mengawasi penggunaan dana BLM-PUAP sesuai keputusan Rapat Anggota;
3. Memberikan masukan dan pertimbangan dalam penumbuhan dan pengembangan unit usaha otonom Gapoktan.
MEKANISME PENARIKAN DANA BLM PUAP
Rencana Usaha Anggota (RUA).
Berdasarkan Rencana Usaha Kelompok (RUK)
Rencana Usaha Bersama (RUB) oleh Gapoktan
Tahapan Penyusunan
Rencana Usaha Bersama (RUB)
 Gapoktan menyusun RUB (Formulir 2) melalui Rapat Anggota. RUB disusun berdasarkan kebutuhan petani anggota yang tergambar dalam RUK (Formulir 2B).
 RUK disusun berdasarkan RUA (Formulir 2A) oleh petani anggota yang didasarkan pada informasi hasil identifikasi potensi ekonomi desa yang dilakukan oleh Penyuluh Pendamping mencakup : (a) usaha budidaya di sub sektor tanaman pangan/hortikultura/ peternakan/ perkebunan; dan (b) usaha non budidaya meliputi usaha industri rumah tangga pertanian, pemasaran skala kecil/bakulan, dan usaha lain berbasis pertanian (tanaman pangan/hortikultura/ peternakan/ perkebunan).
Tahapan Penyusunan Rencana Usaha Bersama (RUB)
Rincian RUK diajukan oleh kelompok tani kepada pengurus Gapoktan meliputi :
a) rincian nama petani anggota,
b) usaha produktif sesuai dengan Pedum PUAP,
c) volume usaha dan biaya,
d) nilai usaha dan ditandatangani petani anggota. (Eni Yuli Astuti, S.P)