RSS
Syndicate content

DIKLAT PENINGKATAN KAPASITAS PENYULUH FLORES TIMUR

Pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan yang begitu kompleks baik pada tingkat nasional maupun tingkat regional khususnya pada masyarakat Flores Timur merupakan suatu hal yang harus terus menerus kita upayakan. Peningkatan produksi di sektor pertanian dan perikanan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia di daerah. Demikian awal sambutan Bupati Flores Timur saat membuka acara BIMTEK Peningkatan Kapasitas bagi Penyuluh, yang diwakili oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Flores Timur; Drs. Martinus P. Belelen.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa dalam moment bimtek seperti ini penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan harus memberi inspirasi bagi saudara-saudara penyuluh dalam konteks berusaha bersama-sama dengan komponen lain, membangun komitmen dalam mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dunia pertanian dan perikanan.
Bupati juga mengatakan bahwa, penyuluh bukanlah sekedar personal yang keberadaannya merupakan posisi sekunder dari sebuah kegiatan pertanian namun haruslah dilihat sebagai sebuah kebutuhan dari gerakan masyarakat pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian dan perikanan. Maka berbagai langkah operasionalisasi dalam mewujudkan berbagai sasaran tersebut di atas harus dilakukan dengan memaksimalkan keterlibatan dan peran serta pelaku penyuluhan baik pemerintah, petani-nelayan, kelembagaan petani, pelaku usaha dan pihak terkait lainnya.
Sejalan dengan konsep tersebut maka Arah Pembangunan Pertanian dewasa ini diarahkan pada pembangunan pertanian disegala bidang termasuk di dalamnya peningkatan kualitas sumber daya penyuluh pertanian sebagai ujung tombak dalam merubah pola pikir dan tingkah laku masyarakat pertanian di dalam mewujudkan sistem pertanian yang berorientasi agribisnis melalui paket-paket teknologi spesifik lokasi dengan menerapkan sistem dan metode penyuluhan yang komunikatif untuk mempercepat proses adopsi oleh petani/nelayan.
Oleh karena itu untuk memantapkan profesionalisasi penyuluh pertanian dalam mengantisipasi paradigma baru pembangunan pertanian dan era globalisasi, maka perlu dilakukan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitasi Bagi Penyuluh Pertanian yang ada di Kabupaten Flores Timur agar selalu dinamis dalam menyikapi seluruh permasalahan yang ada kaitannya dengan penyuluhan pertanian secara umum.
Materi Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Bagi Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan selama 5 hari dari Tanggal 12 s/d 16 Juli ini, disusun berdasarkan Hasil Identifikasi Diskrepansi Kompetensi Kerja (DKK) penyuluh, yang akan diatasi melalui Bimbingan Teknis agar peserta memliki Syarat Kompetensi Kerja (SKK) yang dipersyaratkan oleh jabatan/tugas pekerjaannya. Materi disusun dalam bentuk silabus yang meliputi :
1. Nilai dan Sistem Budaya Kerja
2. Membangun Citra Diri
3. PRA (Particypatory Rural Apraissal)
4. Analisa SWOT
5. Materi, Metode dan Informasi Penyuluhan
6. Monev dan Pelaporan
Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 50 orang penyuluh PNS dan THL-TBPP yang diawali dengan OUT BOUND dengan tujuan menanamkan pemahaman tentang hakekat MEMBANGUN KERJASAMA TIM khususnya dalam melakukan pembinaan secara tim pada kelompok tani/nelayan. Dalam Bimtek ini seluruh peserta di inapkan. Instruktur Bimtek berasal dari Pejabat struktural dan Kelompok Jabatan Fungsional Penyuluh yang ada pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Flores Timur, dengan biaya bersumber dari APBD II Kabupaten Flores Timur.
Sebelum dilakukan bimbingan teknis ini, didahului dengan RAPAT KOORDINASI DAN TEMU TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN yang dihadiri oleh seluruh penyuluh yang ada dikabupaten Flores Timur baik penyuluh PNS maupun THL-TBPP. (Frans W. Simboh, S.Pi-Admin Kab. Flores Timur NTT).