RSS
Syndicate content

Sulawesi Selatan

Petani Pinrang Untung Jutaan Rupiah dari Budidaya Melon

Buah melon menjadi incaran baru petani Suppa. Setelah Nurdin Madeali petani di kelurahan watang Suppa kecamatan Suppa mencoba budidaya nelon di atas lahan 6 are dengan modal kerja sekitar Rp. 2, juta mampu menghasilkan belasan juta rupiah dalam tempo 65-70 hari hanya belajar dari internet.

Petani Pinrang Ciptakan Perangkap Tikus Strum Sinyal Kedipan Lampu

Tikus salah satu hewan pengerat yang menjadi musuh utama petani padi sejak dahulu hingga kini. Jika hama ini datang menyerang maka bisa menyebabkan gagal panen karena tikus dapat menyerang tanaman padi sejak tanam hingga jelang panen. Barbagai macam cara dilakukan petani untuk memusnahkan hama ini namun belum berhasil. Setiap kali musim tanam padi hama tikus selalu muncul, namun petani tidak kehabisan akal mencari cara baru untuk menanggulanginya.

Beras Sehat Trademark Petani Pinrang

Dalam masyarakat modern, pola hidup sehat menjadi salah satu indikator standar kualitas hidup. Kesadaran akan pentingnya kesehatan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi produk pangan organik (baca:sehat). Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk-produk pangan yang diproduksi cara ramah lingkungan walaupun harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan harga pangan yang dihasilkan melalui sistem pertanian konvensional.

SHS Gandeng KTNA Kawal GP3K Pinrang

"Pokoknya dengan pengawalan ini produktiitas meningkat 1 ton GKP per hektar, dari semula misalnya 7-8 ton menjadi 8-9 ton itulah yang kita akan kerjar melalui pengawalan teknologi dan sarana produksi yang lengkap dari GP3K tahun ini," ungkap Ir. Yohanis Sampebua, MP kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pinrang ketika membuka sosialisasi Garakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Koorporasi (GP3K) yang dihadiri ketua KTNA Sulsel, Kabulog Subdivre Parepare dan manager pemasaran PT SHS kantor regional VI di ruang pola Dinas Pertanian dan Peternakan Pinrang, belum lama ini.

PELEPASAN GALUR JAGUNG HIBRIDA HSS7 SEBAGAI VARIETAS UNGGUL DENGAN NAMA BIMA-15 SAYANG

Sumber Gambar: BAKORLUH SULSEL
DESKRIPSI JAGUNG HIBRIDA VARIETAS BIMA-15 SAYANG :

Asal : AL.44-46/Mr14
AL.44-46
(CTSO13154/P345C3S3B-27-5-1-1-1-1-2-BBBBB/Nei402011-B-B)
Merupakan galur yang diintroduksi dari CIMMYT (International Maize and Wheat Improvement) dilakukan Bulk Selfing sebanyak tiga kali, Mr14 merupakan galur SW3(RRS)C3-3 dengan "Bulk Selfing" sebanyak sebelas kali.

Golongan :Hibrida silang tunggal (single cross)
Umur : Sedang
50% keluar rambut ± 55 hst
Masak fisiologis : ± 100 hst

PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS UNGGUL BIMA-15 SAYANG

Sumber Gambar: BAKORLUH SULSEL
Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 4010/Kpts/SR.120/9/2011 tentang Pelepasan Galur Jagung Bima-15 SAYANG. Hadirnya jagung varietas Bima-15 SAYANG yang memiliki potensi hasil tinggi dan lebih sesuai dengan agroklimat, maka optimis tercapainya program surplus jagung di Sulawesi Selatan.

FERMENTASI K A K A O

I. PENDAHULUAN

PENYUSUNAN PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN TINGKAT KECAMATAN KAB. BULUKUMBA

Sumber Gambar: Doc. Pribadi

Untuk memantapkan dan mempersiapkan Rencana Kegiatan tahun 2012 serta untuk memadukan program pemerintah dengan kebutuhan petani maka Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kab. Bulukumba mengadakan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan di 10 kecamatan yang ada di wilayah Kab. Bulukumba yaitu Kec.

BALAI PENYULUHAN (BP) KEC. BONTOMANAI MELAKSANAKAN SOSIALISASI CYBER EXTENSION

Sumber Gambar: Admin Kab. Kepulauan Selayar

Cyber Extension merupakan sistem informasi penyuluhan pertanian yang diluncurkan oleh BPPSDMP melalui media internet yang dibangun untuk mendukung penyediaan materi penyuluhan dan informasi pertanian bagi penyuluh dalam memfasilitasi proses pembelajaran agribisnis pelaku utama dan pelaku usaha. Sistem informasi penyuluhan ini akan jauh lebih efektif dan efisien ketimbang dengan cara lama seperti pencetakan leaflet, brosur, ataupun kaset kemudian mendistribusikannya.

KEPALA BPP BONTOMANAI MONITORING PENGEMBANGAN RUMPUT LAUT

Sumber Gambar: PPL Desa Parak

       Pengembangan Rumput Laut adalah salah satu program dari Bupati Kepulauan Selayar. Rumput Laut dikembangkan dengan melibatkan BKPPP sebagai Instansi Penyuluhan dan pemerintah desa. PPL bersama Pemerintah Desa membentuk kelompok pengembang yang selanjutnya pembinaan kelembagaan kelompok menjadi tugas PPL. Dana pengembangan Rumput Laut ini berasal dari anggaran Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar.