RSS
Syndicate content

Sulawesi Selatan

BUPATI PINRANG CINTA PERTANIAN

Sumber Gambar: Mahmuddin Dani - BPK Tiroang,

BUPATI PINRANG CINTA PERTANIAN

Bupati Pinrang H.A. Aslam Patonangi benar-benar cinta dan sangat perhatian pada masalah pertanian dan petani di Pinrang. Hal itu terbukti disela-sela padatnya kegiatan hari itu, beliau masih menyempatkan hadir di acara field day (pengambilan ubinan padi hibrida Sembada 168) PT. Saprotan Utama bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Tiroang dan PPK Tiroang yang berlokasi sawah Pak Asonge di Lingkungan Toe Kelurahan Pammase Kecamatan Tiroang pada tanggal 4 September 2012.

KEAMANAN PANGAN

KEAMANAN PANGAN SEGAR
• KUALITAS PRODUK dan KEAMANAN PANGAN semakin penting dibandingkan isu kuantitas produk pertanian.
• Keamanan pangan menekankan bahwa produk yang dijual harus aman dari cemaran FISIK, BIOLOGI dan KIMIAWI

Masalah Pangan Segar Tropika Nusantara

• Tidak Hygine
• Cacat Kulit
• Memar
• Warna yang tidak rata & tidak seragam
• Tingkat Kematangan
• Busuk
• Ukuran Tidak Seragam
• Citarasa

Peternak di Alitta Manfaatkan Jerami Padi Sebagai Pakan

Sumber Gambar: (Irsyam Syamsuddin-BPK Mattirobulu)
Peternak di Alitta Manfaatkan Jerami Padi Sebagai Pakan

Mengingat semakin terbatasnya lahan untuk penggembalaan sapi, yang juga berarti semakin terbatasnya hijauan pakan, maka sebagian peternak mulai beralih memanfaatkan pakan non konvensional. Seperti yang dilakukan oleh peternak sapi yang tergabung dalam kelompoktani-ternak Lingga-lingga Desa Alitta, Kecamatan Mattirobulu, Pinrang. Sejak tahu 2011, mereka mulai memanfaatkan jerami padi sebagain pakan pokok untuk ternak sapi.

Kepala BP4K Pinrang Breefing Tenaga Admin Kecamatan

Sumber Gambar: Rahma Hidayati Maharuddin ( Admin Cyber Kabupaten - Pinrang )

Sebanyak 12 Admin kecamatan dari 12 Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) sekabupaten Pinrang mengikuti pertemuan dalam rangka optimalisasi kinerja admin cyber extension yang berlangsung di ruang kerja kepala BP4K Pinrang, Senin (18/07). Pertemuan tersebut dipimpin oleh kepala BP4K Pinrang, Ir. H.Andi Amir Riu, MP dihadiri oleh koordinator penyuluh pertanian Ir. Ahmad Said, admin kabupaten dan sejumlah tenaga fungsional BP4K Pinrang.

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK (LIMBAH JERAMI) DENGAN MENGGUNAKAN PROMI

Sumber Gambar: (http://www.google.co.id)
Jerami adalah salah satu bahan pupuk organik yang ba nyak tersedia pada saat setiap musim panen. Oleh karena itu ketersediaan jerami dapat dimanpaatkan sebagai sumber pembuatan pupuk kompos.adapun alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut :
A. Alat
1. Patron/pola dari bambu
2. Terpal plastik untuk penutup
3. Ember kapasitas 10 liter (2 buah)

DEMONSTRASI PEMBUATAN KOMPOS

Sumber Gambar: (http://www.google.co.id)

Kompos merupakan sumber bahan pupuk organik yang ketersediaannya cukup melimpah, namun pemanfaatannya membutuhkan teknologi dan keterampilan untuk membuatnya. Adapun bahan yang dapat dibuat kompos mudah di dapat sekitar kita, misalnya :limbah jerami,limbah jagung, daun pisang,daun coklat,kulit buah coklat,limbah kacang-kacangan dan lain sebagainya.
Salah satu contoh dan langkah dalam pembuatan kompos secara sederhana dapat dilakukan prosedur dan cara kerja sebagai berikut :

Peserta Diklat Alsintan BBPP Batangkaluku Study Banding di Pinrang

Sumber Gambar: bapak H Amir Djafar ( BP4K , Pinrang )

Industri alat mesin pertanian milik Chandue di kabupaten Pinrang sudah dikenal produksinya hingga ke beberapa propinsi di Indonesia. Bahkan mesin panen padi semi modern produksi andalan Chandue sudah menyebar ke sentra produksi beras di Sulsel dan sekitarnya. Saat ini Faizal direktur CV. Chandue sedang merintis pembangunan unit perbengkelan di Kalimantan guna memenuhi permintaan para petani di daerah itu.

MENGENAL KANKUNG YANG DAPAT MENAMBAH PENDAPATAN KELUARGA

Kangkung (Ipomoea sp.) dapat ditanamdi dataran rendah dan dataran tinggi,kankung merupakan jenis tanaman sayuran daun,ternasuk kedalam famili 
Convolvulaceae. Daun kangkung panjang,berwarna hijau keputih-putihan merupakan
sumber vitamin pro vitamin A. Berdasarkantempat tumbuh, kangkung dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1) Kangkung darat, hidup ditempat yang kering atau tegalan, dan 2) Kangkung air, hidup ditempat yang berair