RSS
Syndicate content

Gorontalo

TINGKATKAN PRODUKTIVITAS JAGUNG

Sumber Gambar: Humas Bakorluh

HPS, "Manfaat Besar Bagi Gorontalo Dampak Ekonomi dan Kelanjutan Pembangunan Pertanian"

Sumber Gambar: Humas Bakorluh
Pelaksanaan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXI yang dipusatkan di Provinsi Gorontalo buka ajang hura-hura. Peringatan HPS memberikan dampak yang sangat besar bagi Provinsi Gorontalo, baik terhadap ekonomi masyarakat maupun pembangunan pertanian.
Hal ini terungkap dalam rapat pleno panitia HPS antara panitia nasional dan daerah yang dibuka Gubernur Gorontalo DR. Ir. Gusnar Ismail, MM.

HPS XXXI TAHUN 2011 DI GORONTALO PALING AKBAR

Sumber Gambar: Humas Bakorluh
Para Duta Besar dan perwakilan Negara sahabat menyaksikan tarian saronde saat mengunjungi rumah adat Doulohupa, Kota Gorontalo serangkaian dengan kegiatan HPS XXXI.

HPS XXXI GORONTALO DIBUKA WAPRES, DIHADIRI 21 DUTA BESAR DAN 18 GUBERNUR SE-INDONESIA

Sumber Gambar: Humas Bakorluh
Peringatan hari pangan sedunia (HPS) ke XXXI yang dipusatkan di Provinsi Gorontalo secara resmi hari ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Pr. DR. Budiono. Kegiatan yang dipusatkan di kompleks Badan Pusat Informasi Jagung (BPIJ) Provinsi Gorontalo dipastikan merupakan pelaksanaan HPS terbesar.

BUDIDAYA CABE KERITING

Sumber Gambar: Humas Bakorluh
Tanaman cabe keriting merupakan salah satu jenis cabe yang paling banyak dibeli untuk dijadikan bahan bumbu masakan. Tanaman cabe keriting terutama yang berwarna merah sangat digemari untuk membuat warna dan tampilan masakan menjadi cerah dan mengundang selera makan.
Permintaan masyarakat Indonesia akan kebutuhan cabe terus meningkat terutama saat menjelang bulan Ramadan dan lebaran. Harga cabe menjulang tinggi pada saat-saat seperti ini. Tidak hanya itu, pergantian musim juga sebagai penyebab kurangnya pasokan produksi cabe terutama dimusim penghujan.

PENANAMAN JAGUNG SISTIM LEGOWO 2 : 1 (80 x 20 x 20 CM)

Sumber Gambar: Humas Bakorluh
Peningkatan jumlah penduduk berakibat terhadap peningkatan jumlah kebutuhan akan pangan,karena itu harus disertai dengan peningkatan produksi,Indonesia pada tahun 2009 sudah swasenbada jagung dan diharapkan kedepan akan menjadi salah satu pengekspor utama jagung dunia.