RSS
Syndicate content

Panen & Pasca panen

Bagaimana Mengemas Padi Organik yang Tepat?

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Beras organik yang dipasarkan melalui pasar swalayan atau langsung ke konsumen biasanya dikemas dalam kantung plastik transparan acau karung plastik. Ukuran kemasan kantung plastik transparan bervariasi dari 2,5-10 kg. sedangkan karung- plastik 25-50 kg.

Penanganan Pascapanen Padi Organik Yang Benar

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Kegiatan pascapanen merupakan perlakuan pada padi setelah dipanen, yaitu meliputi pengeringan dan penggilingan.
 
1. Pengeringan

Cara Pemanenan Padi Organik yang Benar

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Sekitar sepuluh hari sebelum panen, sawah harus dikeringkan agar masaknya padi berlangsung serentak. Selain itu, keringnya sawah akan lebih memudahkan pemanenan.

1. Saat panen

TATA CARA PENYIMPANAN,PENGEMASAN MAUPUN PELABELAN GABAH ATAU BERAS SECARA BAIK DAN BENAR

Salah satu cara untuk mempertahankan agar gabah atau beras tetap dalam keadaan baik sebelum dijual yaitu dengan penyimpanan, pengemasan dan pemberian label secara baik. Beras dijaga agar jangan sampai rusak, kualitas tetap baik, bobot tidak susut, bau tidak berubah, demikian juga warna, dan aromanya.
 

Yang perlu dipertimbangkan dalam perawatan beras yaitu kualitas beras, alat pengemas, dan faktor lingkungan.

Panen dan Pasca Panen

SUSUT HASIL DAN PENURUNAN MUTU HASIL AKIBAT PENGGILINGAN

Penggilingan padi merupakan bagian dari kegiatan pasca panen padi, yaitu proses mengubah gabah menjadi beras.
Penggilingan padi dilakukan untuk mengupas/ melepaskan kulit gabah (sekam) dan menyosoh/ membuang lapisan dedak agar menghasilkan butir beras putih.
Tujuan penanganan penggilingan untuk menekan tingkat susut hasil sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dan meningkatkan mutu hasil padi.

Susut penggilingan adalah susut yang terjadi pada proses penggilingan Gabah Kering Giling (GKG) menjadi beras.

PANEN DAN PASCA PANEN PADI VARIETAS IR-66

Perontokan Padi Dengan Menggunakan Pedal Thresher

Agar padi setelah dipanen mendapatkan hasil yang maksimal perlu dilakukan penanganan yang baik terutama untuk merontokan butir padi agar lepas dari malainya. Guna menghindari pengurangan susut hasil (losses) panen padi yang besar (lebih dari 5%), kegiatan perontokan padi dapat dilakukan dengan menggunakan mesin perontok. Salah satu mesin perontok padi yang kita kenal adalah "pedal thresher".

Perontokan Padi Dengan Cara Gebotan

Pekerjaan menggebot ini merupakan cara sederhana yang populer yang dilakukan oleh petani dan sangat kental dengan kandungan aspek sosial budaya di tingkat petani di perdesaan dan merupakan salah satu proses dalam sistim kelembagaan upah kerja di perdesaan.

Kegiatan dengan pengebotan dilakukan secara sederhana sehingga terjadi susut yang tercecer lebih besar, mutu gabah kurang baik akibat busuk dari yang tidak terontok dan membutuhkan tenaga cukuk besar.