RSS
Syndicate content

Kentang

Kemana Kentang Dipasarkan ?

Sumber Gambar: bhutanmajestictravel.com
Dalam budidaya kentang (Solanum tuberosum) belumlah cukup bila belum disertai pemasaran, terutama bagi petani yang menanam kentang untuk dipasarkan. Pemasaran atau marketing pada prinsipnya adalah aliran barang (kentang) dari produsen (petani kentang) ke konsumen (pembeli) Produsen adalah mata rantai yang pertama dan konsumen adalah mata rantai terakhir. Aliran barang ini dapat terjadi karena adanya peranan lembaga pemasaran.

Panen dan Pasca Panen Kentang

Sumber Gambar: antarfoto.com
Bagi petani yang sedang menanam kentang, saat panen merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu. Soalnya, saat panen itulah umbi kentang yang sekian lama dinanti-nanti akan diperoleh hasilnya. Pada saat panen inilah, si pemilik tanaman yang nama latinnya Solanum tuberosum tersebut tentunya mengharapkan umbi yang diperolehnya nantinya, jumlahnya banyak dan mutunya baik.

Menyiapkan Lahan untuk Penanaman Kentang

Sumber Gambar: wonosobokita.com
Siapa pun orangnya, apalagi petani yang akan menanam kentang tentu sudah menyadari bahwa untuk penanaman tanaman yang nama latinnya Solanum tuberosum tersebut harus disiapkan lahannya. Mungkin yang yang menjadi masalah bagaimana cara menyiapkan lahan yang yang sesuai untuk tumbuhnya komoditas hortikultura tersebut.

Layu Bakteri pada Kentang dan Upaya Pengendaliannya

Kentang (Solanum tuberosum) merupakan tanaman yang unik. Soalnya, dibandingkan dengan tanaman lain, tanaman kentang memiliki kemampuan tertinggi dalam memanfaatkan energi matahari dan dapat tumbuh dengan cepat. Selain itu kentang dapat dibudidayakan dengan mudah di pekarangan, bahkan dalam polybag pun bisa tumbuh baik, tetapi untuk keperluan komersial, komoditas hortikultura ini umumnya ditanam paa lahan khusus. Di Indonesia, komoditas hortikultura penghasil umbi tersebut umumnya ditanam di daerah dataran tinggi, yaitu 1.000 - 3.000 m dpl (di atas permukaan laut).

Busuk Daun dapat Mematikan Tanaman Kentang

Sumber Gambar: tanamanbudidaya.com
Sebagai sumber karbohidrat, kalori, mineral dan protein, pengembangan tanaman kentang memimiliki prospek yang cukup besar untuk menunjang program diversifikasi pangan, bahan baku industri dan komoditas ekspor. Sebagai bahan pangan, kentang yang nama latinnya Solanum tuberosum dapat diolah menjadi bermacam-macam hasil olahan seperti kentang goreng, tepung kentang, keripik kentang, perkedel maupun bahan olahan lainnya.

Lalat Penggorok Daun dapat Menggagalkan Panen Kentang

Sumber Gambar: napiculture.blogspot.com
Kentang (Solanum tuberosum) merupakan salah satu komoditas sayuran penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) yang cukup besar. Pada tahun 2004 misalnya, apabila dipilah menurut jenis komoditas sayuran penyumbang PDB, kentang menduduki urutan ke 5 (7,6 %) setelah cabe besar (25 %), bawang merah (13 %), cabe rawit (10 %) dan kubis (8,2%).

Menanam Kentang di Dataran Rendah

Sumber Gambar: tanahsakti.blogspot.com
Selama ini, masyarakat atau petani umumnya hanya mengenal kentang dibudidayakan di dataran tinggi. Soalnya, tanaman yang nama latinnya Solanum tuberosum banyak terlihat ditanam petani daerah pegunungan dengan tinggi tempat sekitar 1.000 - 3000 m dpl (di atas permukaan laut). Oleh karena itu, komoditas hortikultura tersebut merupakan tanaman yang sangat penting bagi petani dataran tinggi atau petani yang tinggal di daerah pegunungan.

SYARAT TUMBUH TANAMAN KENTANG

Sumber Gambar: http://www.suarapembaruan.com
Bagi petani di daerah dataran tinggi atau pegunungan, kentang merupakan tanaman sayuran yang sangat penting. Di waktu lampau, kentang hanya menjadi bahan makanan orang asing dan orang kaya di pesta-pesta. Namun sekarang kentang telah menjadi bahan makanan masyarakat umum, baik untuk pesta maupun untuk sehari-hari.
Untuk mengusahakan tanaman kentang, sebaiknya terlebih dahulu mengetahui syarat tumbuh tanaman kentang, seperti tanah dan ketinggian tempat yang cocok untuk tanaman kentang, iklim, panjang hari, dan derajat keasaman (pH).