RSS
Syndicate content

Semangka

Perbanyakan Generatif Pada Tanaman Semangka

Sumber Gambar: http://www.tajagroproducts.com
Perbanyakan tanaman semangka biasanya dari biji (benih). Benih yang digunakan ini harus terjamin kemurnian dan keunggulannya. Benih yang demikian disebut benih mumi dan bermutu atau benih elit
Pemilihan varietas tanaman perlu juga dilakukan agar penanaman dan pemasaran hasil panennya dapat terjamin dengan baik. Pemilihan varietas tanaman sebaiknya diarahkan pada hal-hal berikut ini.

Budi Daya Tanaman Semangka

Sumber Gambar: http://3.bp.blogspot.com
Semangka termasuk tanaman ikiim kering. Hujan yang beriebihan dan suhu yang rendah (di bawah 100 C) akan merusak tanaman. Apabila di sekitar tanaman sampai tergenang air, maka akamya akan membusuk dan akhimya tanaman mati. Semangka dapat tumbuh baik pada tanah yang subur, gembur, berdrainase baik, serta mempunyai keasaman yang normal. Sifat dan kebutuhan tanaman ini akan menentukan pola usaha taninya.
Pengolahan Tanah
Setelah mengetahui sifat serta kebutuhan tanaman semangka, hal-hal yang menyangkut pembudidayaannya berikut ini perlu diperhatikan.

Penyimpanan Benih

Sumber Gambar: http://labcoat.co.za
Untuk pembijian atau pembenihan, buah semangka dipetik setelah masak. Sebulan setelah penyerbukan biasanya buah akan masak. Setelah dipetik, buah dibiarkan dulu selama seminggu di tempat yang mempunyai sirkulasi udara baik. Dengan demikian, buah akan menjadi benar-benar masak atau kelewat masak. Buah yang demikian bijinya lebih mudah dilepas. Kemudian daging buah akan mengalami fermentasi sehingga daging buah menjadi lunak. Kondisi dan wama biji menjadi lebih baik mutunya.

Pembenihan Semangka Hibrida Triploid

Sumber Gambar: http://2.bp.blogspot.com
Pembenihan ini memerlukan pohon induk betina tanaman tetraploid (4n) dan pohon induk jantan tanaman diploid (2n). Penetapan pohon induk ini melalui penelitian, demikian pula kombinasi antara kedua pohon induk tersebut. Berikut ini adalah sifat tetraploid dan ketentuan lain yang diperlukan
oleh suatu pohon induk.
- Buah berkualitas unggul.
- Karena pohon induk berhubungan erat dengan turunannya, maka untuk menghasilkan semangka tidak berbiji yang berkualitas tinggi diperlukan benih dari buah yang berkualitas tinggi pula.

Pembenihan Semangka Hibrida

Sumber Gambar: http://www.genericseeds.com
Di Jepang, pembenihan semangka hibrida (hibrida Fi) mulai diteliti pada tahun 1925. Pembenihan ini menggunakan sifat tanaman serbuk silang yang disebut ketegaran hibrida atau heterosis, yaitu munculnyaperistiwa peningkatan ketegaran dan besar turunan Fi melebihi kedua induknya apabila dua induk galur hibrid disilangkan. Ketegaran ini terjadi akibat heterozigositas (berkumpulnya gen-gen dominan). Pada tahun 1930, para petani mulai menanam semangka jenis ini.

Prinsip-prinsip Produksi Benih

Sumber Gambar: http://3.bp.blogspot.com
Secara umum, teknik budi daya produksi benih semangka sama seperti teknik budi daya produksi buahnya. Bedanya, di dalam produksi benih semangka, diusahakan agar buah yang dihasilkan mempunyai biji yang bernas (biji mampu tumbuh normal) dan berkualitas tinggi sebagai benih. Benih yang dihasilkan harus dapat memberi jaminan bahwa benih itu:
- dipercaya dan dibutuhkan serta akan dibeli oleh petani,
- memberi keuntungan bagi penangkar benih.

Produksi Benih Semangka

Sumber Gambar: http://img.alibaba.com

Produksi Benih Semangka

Sumber Gambar: http://img.alibaba.com

Persyaratan Lahan Untuk Menanam Semangka

Sumber Gambar: http://www.nurulislamgroup.or.id
Tanaman semangka tampaknya dapat tumbuh pada berbagai tipe lahan, asalkan drainasenya baik. Namun sesungguhnya akar tanamannya menghendaki media tumbuh yang sarang (porous). Pada lahan yang keras atau padat, pertumbuhan akarnya tidak akan baik. Akibatnya kualitas buah yang dihasilkan juga menjadi rendah.

Ekologi Tumbuh Pada Tanaman Semangka

Sumber Gambar: http://4.bp.blogspot.com
Pertumbuhan, ketegaran, serta pembuahan tanaman semangka sangat tergantung pada pemenuhan ekologi tumbuh yang sesuai dan optimal. Pemenuhan ini meliputi kebutuhan unsur iklim (cahaya, suhu, air, udara) dan kondisi lahan.