RSS
Syndicate content

Pepaya

ENZIM PAPAIN DAN MANFAATNYA

Sumber Gambar: www.google.com
Di dalam getah pepaya terkandung enzim papain. Kata papain berasal dari bahasa Inggris yang tersusun dari dua kata, yaitu papa (ya) dan in. Artinya kira-kira suatu substansi di dalam buah pepaya (getah) yang memiliki enzimatis berupa daya katalis untuk mengurai atau memecah protein. Enzim pemecah protein disebut protease, proteinase, atau proteolitik, dan papain tergolong enzim protease.

PEMILIHAN LOKASI DAN SYARAT TUMBUH TANAMAN PEPAYA

Sumber Gambar: www.google.com

PANEN DAN PASCA PANEN PEPAYA

Sumber Gambar: www.google.com
Pemanenan buah pepaya merupakan ntahap akhir dari kegiatan budidayanya. Untuk mendapatkan hasill panen yang berkualitas , tentu diperlukan penanganan panen dan pasca panen yang benar.
A. Waktu dan Cara Panen

PENGENDALIAN ORGANISMA PENGGANGGU TANAMAN PEPAYA

Sumber Gambar: www.google.com
Ada beberapa organisma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman pepaya, dan jika tidak dikendalikan akan sangat merugikan, bahkan dapat menghancurkan usahatani pepaya. Cara pengendalian hama dan penyakit penting yang menyerang tanaman pepaya sbb:

A. Kutu Putih (Paracoccus marginatus)
Hama kutu putih memiliki tanaman inang selain pepaya, antara lain tanaman singkong, alpukat, mangga, tanaman kacang-kacangan serta tanaman sayuran.

KEBUTUHAN HARA DAN PEMUPUKAN TANAMAN PEPAYA

Sumber Gambar: www.google.com
Kebutuhan nutrisi yang seimbang merupakan faktor penting bagi pertumbuhan tanaman dan produksi pepaya. Tanaman pepaya membutuhkan hara makro (Nitrogen/N, Fospor/P, dan Kalium/K) dan hara mikro (Calsium, Magnesium, Boron, dan Zincum/seng) secara lengkap dan berimbang. Kekurangan dan kelebihan salah satu dari unsur-unsur tersebut berakibat pada terganggunya pertumbuhan tanaman, produksi, dan kualitas buah.
KEBUTUHAN HARA

a. Nitrogen

PEMELIHARAAN TANAMAN PEPAYA

Sumber Gambar: www.google.com
Sejak di persemaian hingga bibit ditanam di lahan kebun, pemeliharaan harus dilakukan secara teratur untuk memaksimalkan potensi keunggulan setiap jenis pepaya yang ditanam. Pekerjannya meliputi pengairan, pemupukan, seleksi tanaman, sanitasi kebun, penjarangan buah, pembungkusan buah, serta pengendalian hama dan penyakit.
A. Pengairan

PEMELIHARAAN DAN PENANAMAN BIBIT PEPAYA

Sumber Gambar: www.google.com
Tanaman pepaya tumbuh optimal pada daerah beriklim tropis dengan sinar matahari penuh tanpa naungan. Suhu optimal yang dibutuhkan untuk pertumbuhan pepaya berkisar 22o - 26o C. Selain iklim, faktor lain yang mempengaruhi tanaman papaya adalah ketinggian tempat, kondisi kesuburan fisik dan kimiawi tanah, ketersediaan air, organisma pengganggu tanaman, jarak tanam, pemupukan dan pengairan sesuai dengan keperluan.

PERSIAPAN BUDIDAYA PEPAYA UNGGUL

Sumber Gambar: www.google.com

GENOTIPE PEPAYA UNGGUL

Sumber Gambar: www.google.com
Di Indonesia tanaman pepaya (Carica papaya L.) banyak dijumpai, mulai dari Sabang hingga Merauke. Ada beragam bentuk dan jenis pepaya di tanah air kita. Beberapa diantaranya memiliki keunggulan tertentu sehingga digemari masyarakat produsen dan konsumen. Karena diminati masyarakat dan mempunyai nilai bisnis yang bagus maka keberadaannya dapat terus dilestarikan.

KRITERIA PEPAYA UNGGUL

Sumber Gambar: www.google.com
Tanaman pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman buah tropis asal Meksiko Selatan. Tanaman ini tumbuh di daerah-daerah basah, kering, daerah dataran rendah, serta pegunungan sampai ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Namun di dataran tinggi buah yang dihasilkan kurang optimal.