Site Counter
  • Site Counter: 346,817
  • Unique Visitor: 74,985
  • Registered Users: 848
  • Unregistered Users: 0
  • Published Nodes: 4,196
  • Unpublished Nodes: 2
  • Your IP: 38.107.179.218
  • Since: 2012-03-13
RSS
Syndicate content

Budidaya

Budidaya Karet

Teknologi Pembibitan Karet di Lahan Pasang Surut

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Sebelum tahun 2006, kawasan PLG,khusus di wilayah Lamunti Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, petani menanam karet lokal karena pengetahuan tentang karet unggul sangat terbatas. Di samping itu bibit karet unggul (okulasi) sulit diperoleh. Mulai tahun 2006, BPTP Kalimantan Tengah mengintrodukdi inovasi teknologi pembibitan karet. Tujuannya untuk menyediakan biibit karet unggul di Desa Sekata Bangun dan sekitarnya.

Pembibitan dan Budidaya Karet Unggul

Sumber Gambar: http://www.google.co.id
Kebun karet rakyat di Provinsi Jambi saat ini membutuhkan upaya perbaikan dan pembenahan melalui penerapan teknologi spesifik wilayah Jambi. Usaha perbaikan dapat dimulai dari peremajaan karet tua dan rusak dengan menggunakan klon-klon unggul yang potensi hasilnya 2-3 kali lipat dari klon benih asalan. Pengembangan klon anjuran yang sesuai dengan agroklimat wilayah Jambi adalah klon penghasil lateks PB 260, BPM 107, dan IRR 104, serta klon penghasil lateks kayu RRIC 100, BPM 1, IRR 39, dan IRR 42.

Menyiapkan Bibit Karet

Pengadaan Biji untuk Batang Bawah
• Benih untuk batang bawah berasal dari klon-klon anjuran untuk batang bawah seperti: GT 1, PR 300, PR 228, AVROS 2037 dan LCB 1320. Biji diambil dari areal kebun yang berumur lebih dari 10 tahun.
• Kebun biji harus bebas dari gulma, pembersihannya dapat dilakukan dengan cara kimiawi atau manual satu bulan sebelum biji berjatuhan.
• Harus dilakukan pembersihan biji yang ada di areal kebun dua hari sebelum pengambilan biji. Rotasi pengumpulan biji pada satu areal paling lambat 2 hari sekali.