![]() Site Counter
|
BudidayaPenanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth)
Nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang didalam industri kimia dipergunakan sebagai bahan membuat produk wewangian (parfum), farmasi, kosmetika, pengawetan barang dan bahan industri lainnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penanaman nilam adalah : 1) Syarat tumbuh tanaman; 2) bagaimana pola tanamnya; 3) cara tanam; 4) waktu tanam; 5) jarak tanam; 6) pemeliharaan; 7) pembumbunan; dan 8) pemberian mulsa.
Syarat tumbuh tanaman PENGENDALIAN PENYAKIT PADA TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin Benth)
Dalam perdagangan dunia, Indonesia dikenal sebagai pemasok berbagai minyak atsiri sebagai bahan baku parfum, kosmetika dan farmasi, salah satu diantaranya adalah minyak nilam yang berasal dari tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth). Sebagai pemasok minyak nilam, Indonesia berhasil menguasai sekitar 70% pangsa pasar dunia yang menghasilkan devisa diatas 20 juta US$. Tanaman nilam di Indonesia tersebar di 12 provinsi, dimana sebagian besar (90%) berada di Sumatera dan sebagian kecil (10%) di Jawa dan Kalimantan.
PEMELIHARAAN DAN PEMUPUKAN NILAM (Pogostemon cablin Benth)PEMBIAYAAN BUDIDAYA TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin Benth)Sudah sejak jaman dulu tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) dikenal sebagai pengharum masakan, sebagai aroma parfum dan kosmetik, sabun juga sebagai bahan antiseptik. Dengan kemajuan. Dengan semakin majunya teknologi farmasi, kedepan minyak nilam yang bersifat fixatif (sebagai pengikat minyak atsiri lainnya) banyak dibutuhkan sehingga budidaya tanaman nilam perlu dibudidayakan secara luas. |



.png)