Site Counter
  • Site Counter: 346,709
  • Unique Visitor: 74,968
  • Registered Users: 848
  • Unregistered Users: 0
  • Published Nodes: 4,195
  • Unpublished Nodes: 2
  • Your IP: 38.107.179.217
  • Since: 2012-03-13
RSS
Syndicate content

Materi Bidang Perkebunan

Pascapanen Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
Pengumpulan
a) Gelondongan yang telah dipotong dapat langsung dibawa ke parit/sumber air terdekat, kemudian langsung ditokok/diekstraksi.
b) Atau gelondongan dialirkan lewat kanal lalu dihalau/dihanyutkan menuju tempat pengolahan.
c) Sagu-sagu yang dihanyutkan ditangkap dengan jala-jala yang diletakkan pada sebuah ban pengangkut barang.
d) Ban tersebut akan membawa gelondongan ke pabrik.
e) Kalau ada jalan darat yang memadai, pengangkutan menggunakan truk atau gerobak.

Pengambilan Aci Sagu

Panen Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
Ciri dan Umur Panen
Panen dapat dilakukan mulai umur 6-7 tahun, atau bila ujung batang mulai membengkak disusul keluarnya selubung bunga dan pelepah daun berwarna putih terutama pada bagian luarnya. Tinggi pohon 10-15 m, diameter 60-70 cm, tebal kulit luar 10 cm, dan tebal batang yang mengandung sagu 50-60 cm. Ciri pohon sagu siap panen pada umumnya dapat dilihat dari perubahan yang terjadi pada daun, duri, pucuk dan batang.

Cara penentuan pohon sagu yang siap panen di Maluku:

Jenis Penyakit dan Gulma Tanaman Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
a) Bercak kering
Penyebab: cendawan Cercospora. Gejala: daun berbercak-bercak coklat dan dapat mengakibatkan seluruh daun berbercak-bercak kering atau berlubang-
lubang. Bila serangan cukup hebat, kanopi tanaman sagu nampak meranggas.
Pengendalian: belum ada secara khusus, hanya pemakaian fungisida dan sanitasi lingkungan.

Gulma

Jenis-Jenis Hama Tanaman Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
a) Kumbang (Oryctes rhinoceros sp.)

Pemeliharaan Tanaman Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
1) Penjarangan dan Penyulaman

a. Dapat dilakukan setiap waktu, agar tidak terjadi kekosongan dalam areal. Kesulitan penyulaman sering terjadi bila lahan kekurangan air sebab akan gagal.
b. Penyulaman menggunakan bibit cadangan yang sudah ditanam di lahan bersamaan dengan waktu tanam, pada salah satu ujung barisan tanaman atau dangkel.

Teknik Penanaman Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
1) Penentuan Pola Tanam

a. Penanaman dengan sistem blok: Jarak tanam/jarak lubang antar bervariasi antara 8-10 meter, sehingga satu hektar hanya menampung  150 buah.
b. Jarak tanam yang dianggap ideal adalah:

Pengolahan Media Tanam Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
1) Persiapan

a. Lahan dipilih yang sesuai dengan ketentuan.
b. Menurut kebiasaan petani sagu Riau dan Maluku, penanaman sagu dilakukan pada awal musim hujan.

2) Pembukaan Lahan

a) Lahan dibersihkan dari semua vegetasi di bawah diameter 30 cm dekat permukaan tanah dan semua pohon yang tinggal.

Pembibitan Tanaman Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id

1) Persyaratan Benih/Bibit

Syarat bibit untuk pembibitan cara generatif: biji yang digunakan sudah tua, tidak cacat fisik, besarnya rata-rata dan bertunas.

Syarat Pertumbuhan Tanaman Sagu

Sumber Gambar: www.google.co.id
Iklim

1. Jumlah curah hujan yang optimal bagi pertumbuhan sagu antara 2000-4000 mm/tahun, yang tersebar merata sepanjang tahun.
2. Sagu dapat tumbuh baik di daerah 10 derajat LS - 15 derajat LU dan 90 - 180 derajat BT, yang menerima energi cahaya matahari sepanjang tahun.
3. Sagu dapat ditanam di daerah dengan kelembaban nisbi udara 40 prosen. Kelembaban yang optimal untuk pertumbuhannya adalah 60 prosen.
4. Suhu yang optimal bagi pertumbuhan sagu adalah rata-rata 24-30 derajat C.

SAGU ( Metroxylon sp. )

Sumber Gambar: www.google.co.id
Sagu diduga berasal dari Maluku dan Irian. Hingga saat ini belum ada data yang pasti yang mengungkapkan kapan awal mula sagu ini dikenal. Di wilayah Indonesia Bagian Timur, sagu sejak lama dipergunakan sebagai makanan pokok oleh sebagian penduduknya, terutama di Maluku dan Irian Jaya. Teknologi eksploitasi, budidaya dan pengolahan sagu yang paling maju saat ini adalah di Malaysia.